Laporkan Masalah

KOMUNIKASI MITIGASI BENCANA ALAM DI LINGKUNGAN SEKOLAH (Studi Kasus Strategi Komunikasi Mitigasi Bencana Gunung Merapi di SDN Glagaharjo Cangkringan Yogyakarta Tahun 2018)

BRILYAWAN DWI ADHI W, Dr. Rajiyem, SIP.,M.Si.

2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KOMUNIKASI

SDN Glagaharjo Cangkringan Yogyakarta merupakan sekolah yang terletak di wilayah KRB (Kawasan Rawan Bencana) III, dengan radius kurang lebih 10 km dari puncak lereng gunung Merapi. Tahun 2014 sekolah ini mendapat predikat sekolah siaga bencana (SSB). Kegiatan-kegiatan mitigasi bencana mulai diterapkan dan mendapat perhatian khusus terlebih dari pihak pemerintah, sekolah, maupun masyarakat sekitar. Namun, pada bulan Mei tahun 2018 terdapat permasalahan saat evakuasi gunung Merapi yang sangat membebani guru-guru sebagai pihak yang paling bertanggung jawab pada keselamatan anak-anak. Koordinasi antara sekolah dengan orang tua murid tidak berjalan dengan baik, tindakan beberapa orang tua murid justru mengancam keselamatan anak-anak ketika erupsi Merapi pada bulan Mei tersebut. Dalam mengatasi permasalahan tersebut, sekolah membutuhkan strategi komunikasi pesan mitigasi bencana yang tepat dalam mengkomunikasikan bencana alam gunung Merapi, terlebih dengan anak-anak sebagai salah satu pemangku kepentingan utama. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan strategi komunikasi mitigasi bencana gunung Merapi SDN Glagaharjo Cangkringan Yogyakarta pada tahun 2018. Konsep strategi komunikasi bencana yang digunakan dalam penelitian ini adalah strategi komunikasi bencana dari Haddow. Lebih lanjut, peneliti menggunakan metode studi kasus dalam melihat permasalahan yang terjadi, karena masalah penelitian merupakan peristiwa kontemporer dan peneliti berperan minim atau tidak sama sekali melakukan kontrol terhadap peristiwa yang terjadi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi komunikasi mitigasi bencana yang dibentuk oleh sekolah masih belum berjalan maksimal. Hal tersebut disebabkan sekolah sebagai komunikator masih belum memahami profil audiens yang dituju dan belum terjalinnya komunikasi yang berkelanjutan antara sekolah dengan para pemangku kepentingannya, terutama orang tua murid.

SDN Glagaharjo Cangkringan Yogyakarta is a school located in KRB (Disaster Prone Area) region III, with a radius of approximately 10 km from the peak of the slopes of Mount Merapi. In 2014 the school received the title of disaster preparedness school (SSB), then disaster mitigation activities began to be applied and became primary concern, especially from the government, schools, and surrounding communities. However, in May 2018 there were problems occured during the evacuation of Mount Merapi which caused a significant impact on the teachers as the party who are most responsible for the safety of children. There are miss communication between the school and the student parents, some of the parents actually threatened the safety of children when the Merapi erupted in May 2018 by evacuating their children individually. In overcoming these problems, SDN Glagaharjo Cangkringan needed a better disaster mitigation communication strategy in communicating the Mount Merapi natural disaster, especially with children as one of their main stakeholders. This study aims to explain SDN Glagaharjo Cangkringan disaster mitigation communication strategy in 2018. The concept of disaster communication strategy used in this study was Haddow's disaster communication strategy. Furthermore, researcher used a case study method to look at problems that occured, because the research problem is a contemporary events and the researcher played a minimal or no role in controlling the events that occurred. The results of the study indicated that the disaster mitigation communication strategy formed by the school was still not performed optimally. This happened because the school still did not fully understand the profile of the intended audience and the there was no continual communication between the school and its stakeholders, especially the student parents.

Kata Kunci : Komunikasi Mitigasi, Bencana, Strategi

  1. S2-2019-419029-abstract.pdf  
  2. S2-2019-419029-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-419029-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-419029-title.pdf