Laporkan Masalah

EVALUASI UJI KETURUNAN HALF-SIB Eucalyptus pellita F Muell UMUR 2 TAHUN DI WANAGAMA I

HENDRI KRISTIANTO, Oemi Hani'in Soeseno

1997 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Uji keturunan Eucalyptus pellita F. Muell dipandang perlu untuk mendapatkan infomasi genetik seperti heritabilitas dan korelasi genetik, juga kemampuan adaptasi di lapangan; mengingat jenis ini dapat diintroduksi sebagai salah satu jenis tanman HTI. Di Wanagama I telah dibangun pertanaman uji keturunan Eucalyptus pellita menggunakan 6 blok, 103 seedlot, 4 tree-plot, jarak tanam 3 x 3 m, dengan rancangan RCBD (Randomized Completely Block Design). Pada saat ini pertanaman telah berumur 2 tahun, dan perlu dievaluasi. Tujuan penelitian ini adalah (1) untuk mengetahui persen hidup tanaman, (2) untuk mengetahui heritabilitas karakter tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah cabang, dan (3) untuk mengetahui korelasi genetik yang timbul antara karakter tinggi tanaman dan diameter batang sampai tanaman umur 2 tahun di Wanagama I. Analisis data menggunakan analisis varian metode “ irregular experiment” yang diperkenalkan oleh Wright (1977) terhadap 5 blok, karena satu blok rusak. Hasil penelitian menunjukan, bahwa sampai dengan umur 2 tahun ini, jenis Eucalyptus pellita berkemampuan adaptasi cukup tinggi dengan persen jadi tanaman sebesar 60,68%. Nilai Heritabilitas terukur adalah 0,796; 0,47 dan 0,136 masing masing untuk karakter tinggi tanaman, diameter batang, dan jumlah cabang. Sedangkan nilai korelasi genetik adalah 0,92, yang berarti adanya hubungan yang erat antara karakter tinggi tanaman dan diameter batang.

Kata Kunci : Uji Keturunan, Eucalyptus.

  1. S1-FKT-1997-57681-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1997-57681-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1997-57681-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1997-57681-title.pdf