Laporkan Masalah

STRUKTUR KEPEMILIKAN, UTANG, DAN KONFLIK KEAGENAN

AYU FITARIA BANGUN, Tandelilin Eduardus, Prof., Dr., M.B.A.,

2019 | Tesis | MAGISTER MANAJEMEN (KAMPUS JAKARTA)

Indonesia mengalami masa krisis ekonomi yang berkepanjangan, yaitu sejak tahun 1998. Beberapa pihak mengatakan bahwa lamanya proses perbaikan setelah masa krisis disebabkan karena lemahnya penerapan corporate governance pada perusahaan-perusahaan yang berada di Indonesia. Dalam konteks keagenan, masalah keagenan bisa terjadi antara: pertama, pemilik (shareholders) dengan manajer; kedua, manajer dengan debtholders, dan ketiga, manajer dan shareholders dengan debtholders (Brigham, Gapenski, dan Daves 1999 dalam Masdupi 2005). Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh struktur kepemilikan saham, Utang, dan menguji hubungan substitusi atau komplementer antara struktur kepemilikan dan Utang dalam mengurangi konflik keagenan. Penelitian ini menggunakan sampel perusahaan manufaktur yang terdaftar pada di Bursa Efek Indonesia periode 2012-2017 dengan teknik purposive sampling. Pengelolaaan data pada penelitian ini menggunakan software SPSS versi 21.0 dengan model analisis regresi linear berganda dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial secara signifikan berpengaruh positif terhadap kinerja perusahaan, kepemilikan institusional tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja perusahaan. total utang tidak memiliki pengaruh yang signifikan terhadap kinerja perusahaan dan utang jangka panjang memiliki pengaruh signifikan dengan koefisien negatif. Selanjutnya, struktur kepemilikan dapat mensubstitusi Utang, tetapi sebaliknya utang tidak dapat mensubstitusi struktur kepemilikan.

Indonesia experienced a period of prolonged economic crisis, namely since 1998. Some said that the length of the repair process after the crisis period was due to the weak implementation of corporate governance in companies in Indonesia. In the agency context, agency problems can occur between: first, shareholders with managers; second, managers with debtholders, and third, managers and shareholders with debtholders (Brigham, Gapenski, and Daves 1999 in Masdupi 2005). The purpose of the research is to test the impact of stock ownership structure, Debt, and test the substitutionary or complementary relationship between ownership structure and Debt in reducing agency conflict. This research is using manufacturing company sample which is listed in Indonesia Stock Exchange period 2012-2017 with purposive sampling. Data tabulation in the research is using software SPSS version 21.0 with multiple linear regression and descriptive statistics analysis. Research results shows that Managerial Ownership has a positive and significant impact to company performance, meanwhile Institutional Ownership does not has significant impact to company performance. On the other side Total Debt does not has significant impact to company performance and Long Term Debt has a significant impact to company performance with negative coefficient. Next, ownership structure can substitute Debt, but on the opposite debt can not substitute ownership structure variable.

Kata Kunci : Struktur Kepemilikan, Utang, Konflik Keagenan, Kinerja Perusahaan

  1. S2-2019-387232-abstract.pdf  
  2. S2-2019-387232-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-387232-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-387232-title.pdf