EFEK EKSTRAK PEGAGAN (Centella asiatica L.) TERHADAP SENSITIVITAS INSULIN PADA KO-KULTUR SEL ADIPOSA 3T3-L1 dan SEL MAKROFAG RAW 264.7 TERINDUKSI INFLAMASI
SISKA ANDRINA K, dr. Dwi Aris Agung Nugrahaningsih., Ph.D.; Prof. Mae Sri Hartati Wahyuningsih., Apt., M.Si
2019 | Tesis | MAGISTER ILMU BIOMEDIKLatar belakang. Resistensi insulin pada kondisi obesitas diperantarai oleh keadaan chronic low-grade inflammation yang memicu gangguan uptake glukosa pada sel adiposa dengan melibatkan perubahan ekspresi gen pada transduksi sinyal insulin. Centella asiatica L. merupakan tanaman yang terbukti mempunyai aktivitas anti-inflamasi dan penurun gula darah (hipoglikemia). Tujuan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji aktivitas sensitivitas insulin ekstrak Centella asiatica L. pada ko-kultur sel adiposa dengan sel makrofag terinduksi resistensi insulin dan menelusuri mekanisme serta target aksinya. Metode. Penelitian dilakukan secara in-vitro menggunakan ko-kultur sel adiposa 3T3-L1 dengan sel RAW 264.7 yang disertai dengan pemberian LPS. Ekstrak Centella asiatica L. diberikan selama 24 jam dan kemudian dilakukan pengukuran kadar konsumsi glukosa, ekspresi mRNA GLUT-4, IRS-1, IL-6 dan kadar NO. Sebelumnya, dilakukan pengukuran kadar Asiatic acid dan uji viabilitas ekstrak pada sel 3T3-L1 dan RAW 264.7 dengan metode MTT. Hasil. Ekstrak Centella asiatica L. mempunyai kadar Asiatic acid sebesar 1,657%. Uji viabilitas menunjukkan bahwa ekstrak hingga konsentrasi 500 mcg/ml bersifat tidak toksik pada sel 3T3-L1 dan RAW 264.7. Sel adiposa 3T3-L1 yang diko-kultur dengan sel makrofag RAW 264.7 yang ditambahkan LPS mampu menstimulasi terjadinya resistensi insulin pada sel adiposa. Penambahan ekstrak konsentrasi 250 dan 500 mcg/ml menunjukkan kadar konsumsi glukosa yang lebih tinggi bermakna dibandingkan dengan kontrol ko-kultur sel adiposa dan makrofag. Selain itu, ekspresi mRNA GLUT-4 dan IRS-1 pada ekstrak konsentrasi 500 mcg/ml memperlihatkan nilai fold change yang lebih tinggi bermakna tetapi ekstrak tidak menunjukkan perubahan kadar NO di setiap kelompoknya. dibandingkan dengan kontrol ko-kultur. Kesimpulan. Ekstrak konsentrasi 500 mcg/ml menunjukkan kadar konsumsi glukosa, ekspresi mRNA GLUT-4 dan ekspresi mRNA IRS-1 yang lebih tinggi dibandingkan dengan kontrol ko-kultur terinduksi LPS. Selain itu, ekstrak konsentrasi 500 mcg/ml menunjukkan nilai ekspresi mRNA IL-6 dan kadar NO yang lebih rendah dibandingkan dengan kontrol ko-kultur terinduksi LPS
Background. Insulin resistance in obese condition is related to chronic low-grade inflammation which leads to insulin signaling impairment. Centella asiatica L. is herb that exhibit anti-infammatory and lowering-blood sugar activity (hypoglycemia) Objective. The aim of study is to explore effect of Centellla asiatica L. in insulin sensitivity improvement in coculture of adipocytes and macrophages LPS- induced and investigate its mechanism. Method. Asiatic acid concentration contained in the extract was measured using HPLC. Viability assay of RAW 264.7 and 3T3-L1 cells under Centellla asiatica L. treatment was done to determine safety doses of extract in 3T3-L1 and RAW 264.7 cells. Coculture of adipocyte and macrophage were incubated with Lipopolysaccharide for 48 hours then Centella asiatica L. extract was added at concentration 125;250 and 500 mcg/ml. After 24 hours, glucose consumption, GLUT-4, IRS-1, IL-6 mRNA expression and Nitrit Oxide was determined in extract groups compared to control group. Result. Viability assay showed that Centella asiatica L. extract up to concentration 500 mcg/ml is safe for both of RAW 264.7 and 3T3-L1. Coculture of adipocyte and macrophages under LPS induction stimulate resistance of insulin in adipocytes. Centella asiatica L. at concentration 250 and 500 mcg/ml showed higher glucose consumption compared to control. Centella asiatica L. at concentration 500 mcg/ml also showed higher GLUT-4 and IRS-1 mRNA expression and lower IL-6 mRNA expresion compared to control but no significant changes of Nitrite oxide was detected. Conclusion. Centella asiatica L. extract at concentration 500 mcg/ml showed higher glucose consumption, GLUT-4 and IRS-1 mRNA expression in coculture of adipocytes and macrophages under LPS induction. Extract at concentration 500 mcg/ml also showed lower IL-6 mRNA expression compared to control. These finding suggest that Centella asiatica L. extract improve insulin sensitivity in coculture of 3T3-L1 adipocyte cells and RAW 264.7 macrophage cells under inflammation condition
Kata Kunci : Centella asiatica L, sensitivitas insulin, kokultur, sel 3T3-L1, sel RAW 264.7, LPS, Centella asiatica L, insulin sensitivity, co-culture, 3T3-L1 cell, RAW 264.7