Analisis Pengaruh Intellectual Capital Terhadap Kinerja Keuangan Perusahaan (Studi Kasus Perusahaan Sektor Keuangan Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia (BEI) Pada Tahun 2008-2017)
SHIWI ANGELICA C.S, Eddy Junarsin, Ph.D., CFP; Marwan Asri,Prof.,M.B.A., Ph.D; Taufikur Rahman, S.E.,M.B.A.,Ak.,CA,
2019 | Tesis | Magister ManajemenKinerja Keuangan adalah gambaran dari kondisi keuangan suatu perusahaan yang mencerminkan hasil dari keputusan-keputusan yang dibuat oleh manajemen dalam satu periode dengan menggunakan alat-alat analisis keuangan. Salah satu faktor yang mempengaruhi peningkatan dan penurunan kinerja keuangan perusahaan adalah intellectual capital (IC). IC merupakan sumber kekayaan tak berwujud yang berupa pengetahuan karyawan, hubungan dengan pelanggan, inovasi yang dilakukan perusahaan, sistem komputer dan administrasi, serta kemampuan dalam menguasi teknologi. IC dianggap penting karena masyarakat mulai mengubah cara menjalankan bisnisnya dari labor-based business ¬menjadi knowledge based business sehingga IC menjadi fokus penting di berbagai bidang seperti akuntansi, manajemen dan lain-lain. IC telah banyak diteliti diberbagai negara khususnya Indonesia. Namun, masih terdapat ketidakkonsistenan hasil penelitian. Sebagian peneliti menemukan bukti bahwa IC berpengaruh terhadap kinerja keuangan. Sebagian peneliti lainnya menemukan hasil bahwa IC tidak berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan. Oleh sebab itu, peneliti mencoba melakukan penelitian mengenai pengaruh IC terhadap kinerja keuangan perusahaan. Penelitian ini menggunakan studi kasus pada sektor keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2008-2017. Sektor keuangan dipilih karena dianggap memiliki IC yang paling intensif. Selain itu, peneliti juga mencoba membuktikan bahwa setiap subsektor memiliki kontribusi IC yang berbeda terhadap kinerja keuangan perusahaan. IC diukur dengan menggunakan value added intellectual capital (VAIC) sedangkan kinerja keuangan diukur dengan menggunakan return on asset (ROA), return on equity (ROE) dan market to book value (M/B). Variabel kontrol yang digunakan pada penelitian ini adalah size dan leverage. Penelitian ini menggunakan analisis regresi panel dengan bantuan Eviews 8. Hasil penelitian mampu membuktikan bahwa IC berpengaruh terhadap kinerja keuangan perusahaan serta setiap subsektor memiliki kontribusi IC yang berbeda terhadap kinerja keuangan perusahaan.
Financial performance is a description of company’s financial condition using analysis tools that reflect the decisions made by management in previous period. One of the factors that affects the company's financial performance is intellectual capital (IC). IC is a source of intangible resource in the form of employee knowledge, customer relations, company innovations, administrative systems, and capability in acquiring new technology. Business are starting to turn from labor-based into business to knowledge-based business therefore, IC becomes an important focus in various fields such as accounting, management and others. IC has been widely studied in various countries, including in Indonesia. There are still inconsistencies in the results of the study. Some researchers find evidence that IC influences financial performance. On the other hand, There are studies that support the opposite result. This research examines the financial sector listed on the Indonesia Stock Exchange (IDX) in 2008-2017. The financial sector was chosen because it is considered to have the most intensive IC. In addition, the researcher also included evidence that each subsector has a different IC contribution to the company's financial performance. IC was measured by value added intellectual capital (VAIC), while financial performance was measured by return on assets (ROA), return on equity (ROE), and market to book value (M / B). The control variables used in this study are size and leverage. This study used panel regression analysis with the help of e-views 8. The results of the study are able to prove that IC influences the financial performance of the company and each subsector has a different IC contribution to the company's financial performance.
Kata Kunci : kinerja keuangan, financial performance, intellectual capital, VAIC, size, leverage