Laporkan Masalah

Faktor-Faktor yang Memengaruhi Keputusan dan Intensitas Lindung Nilai Pada Perusahaan Manufaktur yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia

MEGA BAROKATUL FAJRI, I Wayan Nuka Lantara, M.Si., Ph.D

2019 | Tesis | Magister Manajemen

Hedging atau aktivitas lindung nilai merupakan suatu strategi yang dapat digunakan oleh perusahaan untuk mencegah dan meminimalkan risiko khususnya risiko yang diakibatkan adanya fluktuasi atas valuta asing. Terdapat beberapa faktor yang dapat memengaruhi perusahaan dalam melakukan keputusan lindung nilai seperti faktor financial distress, leverage, foreign debt, profitabilitas, foreign sales, growth opportunity, ukuran perusahaan dan likuiditas. Pada penelitian ini terdapat dua model analisis pengujian yang digunakan, model pertama menguji terkait keputusan perusahaan dalam melakukan aktivitas lindung nilai yang diukur dengan menggunakan variabel dummy dan pengujian yang digunakan adalah regresi probit. Model kedua digunakan untuk menguji intensitas perusahaan dalam melakukan aktivitas lindung nilai yang diukur dengan menggunakan rasio derivatif dan logaritma natural atas derivatif sebagai proksi perhitungan, pada model ini menggunakan uji regresi tobit sebagai alat pengujian hipotesis. Hasil pengujian regresi logistik menunjukkan bahwa dengan menggunakan regresi probit maupun regresi tobit memperlihatkan bahwa variabel financial distress, leverage dan foreign sales tidak berpengaruh terhadap keputusan dan intensitas perusahaan dalam melakukan aktivitas lindung nilai. Variabel foreign debt, profitabilitas dan ukuran perusahaan memiliki pengaruh yang positif terhadap keputusan dan intensitas perusahaan dalam melakukan keputusan lindung nilai, sedangkan variabel growth opportunity hanya berpengaruh positif pada keputusan perusahaan dalam melakukan aktivitas lindung nilai dan tidak berpengaruh pada besar kecilnya intensitas perusahaan dalam aktivitas lindung nilai. Pada variabel likuiditas memiliki pengaruh yang negatif terhadap keputusan dan intensitas perusahaan dalam melakukan aktivitas lindung nilai.

Hedging is a strategy that can be used by companies to prevent and issue risks caused by fluctuations in foreign exchange. There are several factors that can influence companies in making hedging decisions such as financial difficulties, leverage, foreign debt, profitability, foreign sales, growth opportunities, firm size and liquidity. There are two test analysis models used in this study, the first model examines the company's decisions in conducting hedging activities that are measured using dummy variables and the test used in the first model is probit regression. The second model is used to test the intensity of the company in carrying out hedging activities measured by using the ratio of derivatives and natural logarithms of derivatives as proxy calculations, the test used in this model is the tobit regression test as a hypothesis testing tool. By using probit regression and tobit regression, the results of the logistic regression test shows that financial distress, leverage and foreign sales variables did not influence the firm's decisions and intensity in carrying out hedging activities. Foreign debt variables, profitability and firm size have a positive influence on company decisions and intensity in carrying out hedging decisions, while growth opportunity variables only have a positive effect on company decisions in carrying out hedging activities and have no effect on the intensity of firms in hedging activities. The liquidity variable has a negative influence on the decisions and intensity of the company in conducting hedging activities.

Kata Kunci : Hedging, financial distress, leverage, foreign debt, profitabilitas, foreign sales, growth opportunity, ukuran perusahaan dan likuiditas.

  1. S2-2019-421771-abstract.pdf  
  2. S2-2019-421771-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-421771-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-421771-title.pdf