ANALISIS POSTUR KERJA MENGGUNAKAN METODE RAPID ENTIRE BODY ASSESSMENT (REBA) TERHADAP KELUHAN MUSKULOSKELETAL DISORDERS (MSDS) PADA PEKERJA DI LABORATORIUM FAKULTAS KEDOKTERAN KESEHATAN MASYARAKAT DAN KEPERAWATAN UNIVERSITAS GADJAH MADA YOGYAKARTA
RUDI HARTONO, dr. Nur Arfian, Ph.D.; Dr. Santosa Budiharjo, M.Kes., PA(K),
2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKATLatar Belakang: Keluhan muskuloskeletal disorders (MSDs) merupakan keluhan bagian otot skeletal yang dirasakan oleh seseorang mulai dari keluhan ringan sampai dengan keluhan berat, yang umumnya terjadi karena peregangan otot yang terlalu berat dan durasi pembebanan yang terlalu lama, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada sendi, ligament dan tendon. keluhan muskuloskeletal berupa rasa sakit, nyeri, mati rasa, kesemutan, bengkak, kekakuan, gemetar, gangguan tidur, dan rasa terbakar yang berakibat pada ketidakmampuan seseorang untuk melakukan pergerakan dan koordinasi gerakan anggota tubuh. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui tingkat risiko postur kerja dan derajat keluhan muskuloskeletal pada pekerja Laboratorium FKKMK Universitas Gadjah Mada Yogyakarta. Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan menggunakan rancangan cross sectional study. Variabel bebas yaitu postur kerja, dengan variabel terikat yaitu keluhan muskuloskeletal pada pekerja laboratorium dengan melakukan pengukuran secara bersamaan pada saat penelitian dalam periode waktu tertentu. Sampel penelitian adalah pekerja laboratorium FKKMK Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, yang sesuai dengan kriteria insklusi dan ekslusi. Teknik pengambilan sampel dalam penelitian ini dengan cara total sampling, yaitu 46 pekerja laboratorium. Hasil Penelitian: Menurut uji statistik dengan uji Chi Square menunjukan bahwa terdapat 1 variabel pengganggu yaitu masa kerja yang memiliki hubungan signifikan dengan keluhan muskuloskeletal dengan nilai p = 0,00. Tidak ada hubungan yang signifikan antara postur kerja dengan keluhan muskuloskeletal, nilai p-vlue = 0,50. Tidak ada hubungan yang signifikan antara usia dengan keluhan muskuloskeletal, nilai p-vlue = 0,61. Tidak ada hubungan yang signifikan antara indeks massa tubuh dengan keluhan muskuloskeletal, nilai p-vlue = 0,85. Kesimpulan: Ada hubungan yang signifikan antara masa kerja dengan keluhan muskuloskeletal pada pekerja Laboratorium FKKMK Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Background: Complaints of musculoskeletal disorders (MSDs) are complaints of skeletal muscles that are felt by a person ranging from mild complaints to severe complaints, which generally occurs due to stretching the muscles that are excessively heavy and the length of the burden is overly long thus can cause damage to the joints, ligaments, and tendons. Musculoskeletal complaints such as pain, sore, numb, tingling, swelling, stiffness, trembling, sleep disturbance, and burning that results in a person's inability to carry out movements and coordination of limb movements. Research purposes: To determine the level of risk of work posture and the degree of musculoskeletal complaints in FKKMK Laboratory workers at Gadjah Mada University, Yogyakarta. Research methods: This study used an observational analytic method using a cross sectional study design. The independent variable is the work posture; with the dependent variable are musculoskeletal complaints in laboratory workers by taking measurements simultaneously at the time of the study in a certain period of time. The research sample was FKKMK laboratory workers at Gadjah Mada University, Yogyakarta, which were in accordance with the inclusion and exclusion criteria. The sampling technique in this study was carried out by means of total sampling, which is 46 laboratory workers. Research result: According to the statistical test with the Chi-Square test shows there is one confounding variable, which is the work period has a significant relationship with musculoskeletal complaints with a value of p = 0.00. There is no significant relationship between work posture and musculoskeletal complaints, p- vlue value = 0.50. There was no significant relationship between age with musculoskeletal complaints, p-vlue value = 0.61. There was no significant relationship between body mass index and musculoskeletal complaints, p-vlue value = 0.85. Conclusion: There is a significant relationship between years of service and musculoskeletal complaints in FKKMK Laboratory workers at Gadjah Mada University, Yogyakarta.
Kata Kunci : Keluhan muskuloskeletal, postur kerja, usia, masa kerja, Musculoskeletal complaints, work posture, age, years of service.