PENDUGAAN KONSUMSI DAN KECERNAAN IN VIVO LEGUM DESMODIUM RENSONII MENGGUNAKAN DEGRADASI IN SACCO
Rivai, Ismail , Ir. Bambang Suhartanto. PEA
2000 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui kecemaan bahan kering (KBK), bahan organik (KBO), protein kasar (PK) dan total digestible nutrients (TDN) secara in vivo pada temak domba serta mengetahui nilai degradasi teori (DT) fraksi bahan kering (DTBK) dan bahan organik (DTBO) pada temak sapi. Pada penelitian in vivo digunakan tiga ekor domba ekor gemuk jantan dipelihara dalam kandang metabolisme yang dapat memisahkan antara feses dan urine. Pakan Desmodium rensonii diberikan dalam bentuk kering secara ad libitum dua kali sehari, pagi pukul 07.00 dan sore pukul 16.00. Sebelum data diambil, domba diadaptasikan selama 14 hari kemudian data diambil selarna 10 hari. Kecemaan in vivo dan konsumsi pakan diukur menurut metode koleksi total. Pakan, sisa pakan dan feses dikeringkan dalam oven 55 °C, kemudian dianalisis kadar air (BK), abu, serat kasar (SK), ekstrak eter (EE), dan ekstrak tiada nitrogen (ETN). Sedangkan penelitian in sacco menggunakan kantong nilon sebanyak 24 kantong dari Rowett Research Institute dan sapi perah kering dewasa Peranakan Friesien Holstein (PFH) yang telah difistulasi di bagian mmen. Kantong nilon yang telah diisi sample 3 g, diinkubasikan ke dalam rumen sapi yang akan diukur degradasinya. Hasil yang diperoleh ditampilkan dalam bentuk rata-rata dan simpangan baku. Nilai konsumsi BK dan BO in vivo legum Desmodium rensonii berturut-turut adalah 46,64 ±5,42 dan 42,56 ±4,68 g/kg BB0’75 , sedangkan KBK, KBO dan TDN diperoleh 52,89 ±2,32% untuk KBK, 54,84 ±2,35% untuk KBO dan 48,86 ±2,20% untuk TDN. Hubungan antara KBK dan KBO dengan TDN serta DTBK dan DTBO dengan KBK dan KBO dianalisis korelasi yang dilanjutkan dengan uji hipotesisnya, sehingga diperoleh persamaan Y= -20,83+1,34X(r=0,99) untuk KBK dengan TDN dan Y=0,87+1,16X (r=0,98) untuk KBO dengan TDN. Sedangkan nilai DTBK dan DTBO berturut-turut adalah 61,48 ±0,40 dan 57,56 ±0,35%, sehingga hubungan antara DTBKdengan KBK diperoleh persamaanY=55,36+0,17X (r=0,99) dan Y=49,46+0,I5X (r=0,98) untuk DTBO dengan KBO. (Kata kunci: Konsumsi, Kecemaan, Desmodium rensonii, In vivo, Bahan organik, Bahan kering, Total digestible nutrients, Degradsi teori)
In the experiment was conducted to know in vivo digestibility of dry matters (DDM), organic matters (DOM) and crude protein (CP) and total digestible nutrients in sheeps and to know theoritical degradation of organic (DTOM) and dry matters (DTDM) fraction in cows. Three thich tail sheeps were used in this in vivo experiment. Dried legum Desmodium rensonii was distributed twice a day at 07.00 a.m and 04.00 p.m in ad libitum. Before the data was taken, the sheeps were adapted to the legum Desmodium rensonii for 14 days and then the data was taken for 10 days. The feed, the residues and the faeces were dried in oven at 55 °C and analyzed of dry matters (DM), the ash, the crude fiber (CF), extract of ether (EE) and nonnitrogen extract (NNE). In sacco experiment used 24 nylon bag of Rowett Research Institute and Friesien Holstein (FH) cows that rumen degradability. Nylon bag were filled with 3 g of sample, incubated in rumen of cow, which its degradation will be taken. The data was presented in form of standard deviation. The dry and organic matters intake legum Desmodium rensonii were 46.64+5.42 and 42.56±4.68 g/kg W 075 and DDM, DOM and TDN were 52.89±2.32, 54.84±2.35 and 48.86±2.20%. The corelation of DDM, DOM with TDN and corelation of DTDM and DTOM with DDM and DOM were Y= -20.83+1.34X (r=0.99) for DDM with TDN and Y= 0.87+1.16X (r=0.98) for DOM with TDN. DTDM and DTOM were 61.48+0.40 and 57.56+0.35%, and corelation of DTDM with DDM were Y= 55.36+0.17X (r=0.99) and Y=49.46+0.15X (r=0.98) for DTDM with DOM. Key word : Intake, Digestibility, Desmodium rensonii, In vivo, Organic matters, Dry matters, Total digestible nutrients, Degradation.
Kata Kunci : Konsumsi, Kecemaan, Desmodium rensonii, In vivo, Bahan organik, Bahan kering, Total digestible nutrients, Degradsi teori