Laporkan Masalah

ANALISIS SISTEM MANAJEMEN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (SMK3) DALAM MENEKAN KECELAKAAN KERJA DAN MENDUKUNG BUDAYA KESELAMATAN DI PT. PJB UBJ O&M PLTU INDRAMAYU

HARIS MAULANA, dr. Agus Surono, Sp.THT-KL (K), M.Sc, Ph. D.

2019 | Tesis | MAGISTER ILMU KESEHATAN MASYARAKAT

Latar Belakang: Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja merupakan sebuah sistem yang diterapkan perusahaan untuk menjamin pekerja agar tetap aman, selamat, sehat serta mampu bekerja. Penerapan SMK3 yang baik akan menghindarkan pekerja dari berbagai resiko kecelakaan kerja yang dapat terjadi. Kecelakaan kerja dapat terjadi karena kesalahan dari tingkat manajemen. Untuk mengoptimalkan penerapan SMK3, perusahaan harus melibatkan pekerja itu sendiri. Sikap dan perilaku pekerja yang baik akan membentuk budaya keselamatan yang dapat menjadi benteng pertama untuk menekan kecelakaan kerja. PT. PJB UBJ O&M PLTU Indramayu adalah perusahaan yang bergerak dibidang pembangkitan listrik sebagai anak perusahaan dari PT. PLN. Perusahaan ini bergerak di bidang pembangkitan listrik, operasi, perawatan, dan bisnis lainnya yang terkait dengan kelistrikan nasional. Tujuan: Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji penerapan Sistem Manajemen Keselamatan Dan Kesehatan Kerja di PT. PJB UBJ O&M PLTU Indramayu dalam menekan kecelakaan kerja dan mendukung terciptanya budaya keselamatan di perusahaan tersebut. Metode Penelitian: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif dengan rancangan penelitian studi kasus (case study) melalui observasi lapangan, wawancara dan telaah dokumen yang bertujuan untuk mendeskripsikan atau menggambarkan keadaan, menilai, serta mengetahui tentang penerapan SMK3 dalam menekan kecelakaan kerja dan mendukung budaya keselamatan di PT. PJB UBJ O&M PLTU Indramayu. Hasil: Hasil penelitian ini menunjukan bahwa penerapan SMK3 di PT. PJB UBJ O&M PLTU Indramayu sesuai dengan PP no.50 tahun 2012. Perusahaan juga menerapkan peraturan-peraturan yang relevan terkait industri yang dijalankan. Hal ini dibuktikan perusahaan dengan meraih penghargaan audit SMK3 yang dilakukan jasa audit PLN. Kebijakan dan komitmen manajemen sangat berperan besar dalam tingkat keberhasilan implementasi SMK3. Budaya keselamatan yang terbentuk perlu ditingkatkan lagi agar terlaksana dengan baik. Komitmen manajemen dalam membentuk budaya keselamatan diwujudkan melalui kebijakan-kebijakan, sumber daya, fasilitas sarana dan prasarana yang diberikan. Kesimpulan: PT. PJB UBJ O&M PLTU Indramayu telah menerapkan SMK3 dengan baik melalui dukungan dan komitmen manajemen dalam implementasinya. Penerapan SMK3 telah memenuhi standar yang berlaku sehingga dapat menekan terjadinya kecelakaan kerja di perusahaan. Pengawasan terhadap pekerja dalam memakai APD perlu ditingkatkan khususnya kepada pekerja pihak ketiga. Perlu adanya kajian ulang untuk beberapa fasilitas untuk memberikan pelayanan agar lebih baik lagi.

Background: Occupational Health and Safety Management System (OSHMS) is a system implemented by the company to guarantee workers to remain safe and healthy. A good implementation of OSHMS will prevent workers from various risks of workplace accidents that may occur. Workplace accidents can occur due to errors from the management level. To optimize the application of OSHMS, companies must involve the workers themselves. The attitude and behaviour of good workers will shape a safety culture that can be the first fortress to suppress workplace accidents. PT. PJB UBJ O&M PLTU Indramayu is a company engaged in electricity generation and a subsidiary of PT PLN. The company is engaged in electricity generation, operations, maintenance, and other businesses related to national electricity. Objective: aim of this study is to examine the application of Occupational Safety and Health Management Systems at PT. PJB UBJ O&M PLTU Indramayu in reducing work accidents and supporting the initiation of a safety culture in the company. Research Methods: This study is a qualitative descriptive study with a case study design through field observations, interviews and document studies aimed at describing conditions, assessing, and knowing about the application of OSHMS in suppressing workplace accidents and supporting safety culture in PT. PJB UBJ O&M PLTU Indramayu. Results: The results of this study indicate that the application of an occupational health and safety management system (OSHMS) at PT. PJB UBJ O&M PLTU Indramayu in accordance with PP No. 50 of 2012. The company also applies relevant regulations related to the industry being run. This was proven by the company by obtaining an OSHMS audit award conducted by PLN audit services. Management policies and commitments play a big role in the success of the implementation of OSHMS. The safety culture formed in the company is good enough. Management's commitment in shaping safety culture is shown through policies, resources and facilities provided. Conclusion: PT. PJB UBJ O&M PLTU Indramayu has implemented a work safety and health management system well through management support and commitment in its implementation. The application of OSHMS meets the applicable standards so as to reduce the occurrence of workplace accidents in. Supervision of workers in using PPE needs to be increased, especially to third parties. There needs to be a review for several facilities to provide better service.

Kata Kunci : SMK3, Kecelakaan Kerja, Budaya Keselamatan, OSHMS, Work Accidents, Safety Cultur

  1. S2-2019-418251-abstract.pdf  
  2. S2-2019-418251-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-418251-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-418251-title.pdf