KOMPETISI DAN STABILITAS: PENDEKATAN STRUKTURAL DAN NON-STRUKTURAL (Studi Empiris Bank Syariah di ASEAN dan MENA)
BANIN NURIL AULIA, Bowo Setiyono, S.E., M.Com., Ph.D.
2019 | Tesis | MAGISTER SAINS MANAJEMENFenomena deregulasi, kemajuan teknologi informasi serta inovasi keuangan menyebabkan perubahan drastis pada struktur industri perbankan. Perubahan ini memengaruhi kondisi kompetisi yang terjadi di sektor perbankan. Terdapat dua literatur yang saling bertentangan dalam melihat hubungan kompetisi terhadap stabilitas, yaitu competition-fragility dan competition-stability. Penelitian ini menguji pengaruh kompetisi terhadap stabilitas. Pengukuran kompetisi menggunakan dua pendekatan, yaitu pendekatan stuktural dan pendekatan non-struktural. Selanjutnya, sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah bank syariah yang beroperasi di kawasan ASEAN dan MENA dan sampel yang digunakan sebanyak 77 bank. Metode pengujian yang digunakan dalam penelitian ini adalah Random Effect (RE) dengan menggunakan STATA14. Hasil pengujian menunjukkan, rendahnya kompetisi dapat membuat bank lebih stabil dan jauh dari risiko kegagalan. Risiko pembiayaan yang dimiliki oleh bank juga menurun ketika bank berada dalam pasar yang kurang kompetitif. Lebih lanjut, pasar yang kurang kompetitif membuat bank syariah di kawasan ASEAN dan MENA menurunkan tingkat penyaluran pembiayaan, dan hal ini dapat membuat bank tidak rentan terhadap risiko likuiditas. Hasil ini mendukung pandangan competition-fragility yang menyatakan bahwa tingginya kompetisi (konsentrasi rendah) dapat mendorong bank untuk mengambil risiko yang tinggi sehingga dapat mengganggu stabilitas bank, dan sebaliknya kompetisi yang rendah justru dapat membuat bank akan lebih stabil.
The phenomenon of deregulation, advances in information technology and financial innovation led to drastic changes in the structure of the banking industry. This change affected the conditions of competition in the banking sector. There are two conflicting literature on the relationship of competition on the stability, the competition-fragility and competition-stability. This study examined the effect of competition on stability. Measurement of competition uses two approaches, that, structural approach and non-structural approach. Furthermore, samples used in this study are Islamic banks operating in the ASEAN region and MENA and samples used by 77 banks. Testing methods used in this study is the Random Effects (RE) using STATA14. The test results show that the low competition can make banks more stable and far from the risk of failure. The non-perfroming financing also decreases when banks are in a less competitive market. Furthermore, a less competitive market makes Islamic banks in the ASEAN region and MENA reduce the level of financing distribution, and this can make banks not vulnerable to liquidity risk. This result supports the view of competition-fragility which states that high competition (low concentration) can encourage banks to take high risks so that it can disrupt the stability of the bank, and conversely low competition can actually make the bank more stable.
Kata Kunci : Kompetisi, Risiko, Stabilitas, Struktural, Non-struktural