Laporkan Masalah

KAJIAN KASUS-KONTROL FELINE PANLEUKOPENIA PADA KUCING DI WILAYAH DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA

RIYANDINI PUTRI, Prof. Dr. drh. Bambang Sumiarto, SU., M.Sc.; Dr. drh. Guntari Titik Mulyani, MP.

2019 | Tesis | MAGISTER SAINS VETERINER

Infeksi feline panleukopenia virus (FPV) pada kucing menyebabkan penyakit yang disebut dengan feline panleukopenia atau feline distemper. Penyakit ini memiliki morbiditas dan mortalitas tinggi dengan penyebaran di seluruh dunia. Terapi kausatif belum ada sehingga faktor risiko perlu diketahui untuk menunjang tindakan pencegahan penyakit. Penelitian ini bertujuan untuk menyidik hubungan antara penyakit dan faktor risiko penyakit feline panleukopenia pada kucing di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) sehingga dapat dilakukan pencegahan penyakit sedini mungkin. Sampel yang digunakan berjumlah 35 kasus dan 70 kontrol yang berasal dari dua klinik hewan. Faktor yang diteliti meliputi karakteristik responden atau pemilik (pendidikan formal, pekerjaan, lama memelihara kucing, biaya pemeliharaan per bulan, dan waktu interaksi per hari) serta karakteristik kucing yang meliputi jenis kucing, status kebiri, asal kucing, manajemen pemeliharaan, keberadaan kucing dan anjing liar di lingkungan rumah, serta status vaksinasi dengan umur dan jenis kelamin sebagai variabel matching. Metode analisis yang digunakan adalah analisis univariat, analisis bivariat, dan analisis regresi logistik multivariat. Hasil analasis bivariat menunjukkan bahwa faktor risiko hewan terjangkit feline panleukopenia meliputi lama memelihara kucing kurang dari satu tahun, jenis kucing lokal, asal kucing yakni pasar hewan dan adopsi kucing liar, keberadaan kucing baru, sistem pemeliharaan outdoor, dan kucing defekasi di luar rumah. Faktor yang menurunkan risiko hewan terjangkit feline panleukopenia yaitu pekerjaan swasta, asal kucing yakni pemberian dan dipelihara sejak kecil, tempat membuang kotoran di kotak pasir dalam rumah, serta vaksinasi. Hasil analisis regresi logistik mengindikasikan bahwa vaksinasi dan lama memelihara kucing berpengaruh negatif atau mengurangi peluang kejadian feline panleukopenia sedangkan keberadaan hewan baru dan adopsi kucing liar berpengaruh positif atau menambah peluang kejadian feline panleukopenia. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa vaksinasi dan karantina bagi hewan baru sangat penting dalam pencegahan penyakit feline panleukopenia.

Feline panleukopenia virus (FPV) infection in cats caused a disease called feline panleukopenia or feline distemper with high morbidity and mortality worldwide. There is no causative therapy therefore risk factors need to be understood in order to support disease prevention measures. This study was designed to investigate the assosiation between disease and risk factors of feline panleukopenia in Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) area so that disease prevention can be done early. The samples used were 35 cats in the case group and 70 cats in the control group. Factors that had been assessed including owner characteristics (formal education, occupation, duration of having cat(s), maintenance cost a month for each cat, and interaction time a day) also feline characteristics including breed, neuter status, origin, husbandry, stray cat(s) and dog(s) presence in the environment, also vaccination status with age and sex as matching variables. The analytical methods were univariate analysis, bivariate analysis, and multivariate logistic regression analysis. The results of bivariate analysis show that risk factors of feline panleukopenia include duration of having cat less than a year, domestic cat breed, cat origins such as pet store or market and stray cat, outdoor living lifestyle, and secreting feces outdoor. Factors that reduce the probability of cats get infected with feline panleukopenia include non-government occupation, cat origins such as given or owned since birth, and vaccination. Multivariate logistic regression results were vaccination and duration of having cat(s) reduce the chance of feline panleukopenia while the presence of new cat and adoption of stray cat(s) increase the chance of getting infected with feline panleukopenia. It can be concluded that vaccination and quaratine of new animals are important measures to prevent feline panleukopenia.

Kata Kunci : feline panleukopenia virus, studi kasus-kontrol, kucing/ feline panleukopenia virus, case-control study, cats

  1. S2-2019-418471-abstract.pdf  
  2. S2-2019-418471-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-418471-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-418471-title.pdf