Laporkan Masalah

EVALUASI FASILITAS EKSISTING PELABUHAN DAN RENCANA PENGEMBANGAN PELABUHAN SUNDA KELAPA

Y ARIS WIDIYANTO, Prof. Dr. Ir. Bambang Triatmodjo, CES., DEA.; Prof. Dr. Techn. Ir. Danang Parikesit, M.Sc

2019 | Tesis | Magister Sistem dan Teknik Transportasi

Pelabuhan Sunda Kelapa merupakan pelabuhan umum yang tidak hanya difungsikan sebagai pelabuhan bongkar muat barang tetapi juga merupakan tujuan wisata di Provinsi DKI Jakarta. Tujuan dari penelitian ini adalah melihat seberapa fasilitas eksisting mampu memberikan pelayanan terbaik yang dilihat dari kinerja operasional dan tingkat kepuasan pengguna jasa, dan merencanakan pengembangan pelabuhan dengan mempertimbangkan pengembangan wilayah dan opersional pelabuhan. Penelitian ini menggunakan metode importance performance analysis (IPA) dan analisis multi kriteria yang didukung oleh metode analisis hierarki proses (AHP) dalam menentukan pembobotan kriteria guna memilih alternatif rancangan pengembangan pelabuhan yang terbaik. Tingkat penggunaan dermaga terminal rakyat dalam kategori baik dengan nilai BOR sebesar 26,34 % sedangkan untuk terminal multipurpose dalam kategori tidak baik dengan nilai 88,96 %. Tingkat penggunaan gudang dan lapangan penumpukan dalam kategori baik dengan nilai YOR dan SOR sebesar 21,14 % dan 22,63 %. Tingkat kepuasan pelanggan Pelabuhan Sunda Kelapa secara umum memuaskan namun dari analisis importance performance analysis (IPA) terdapat beberapa faktor pelayanan yang harus ditingkatkan antara lain penataan dan kondisi pelabuhan Sunda Kelapa terkait dengan lokasi parkir sementara, akses keluar masuk, dermaga, gudang, lapangan penumpukan dan lain-lain, pelayanan yang cepat, tepat dan ramah serta selalu siap menolong yang diberikan karyawan PT. Pelindo II Cab Sunda Kelapa, pelayanan operator bongkar muat yang cepat dan tepat. Rencana pengembangan Pelabuhan Sunda Kelapa menarapkan konsep pelabuhan pariwisata dan pendidikan dengan tetap mengoptimalkan kegiatan bongkar muat barang. Rencana pengembangan Pelabuhan Sunda Kelapa dipilih rancangan pengembangan alternatif 2 (dua) yang merupakan alternatif terbaik dengan nilai 27,65.

As a public port, Sunda Kelapa Port is functioned not only as a port for loading and unloading cargoes but also as a tourism port in the DKI Jakarta Province. The purpose of this study were to see The ability of existing facilities to provide the best services, indicated by operational performance and user satisfaction levels, and to design a port development considering by regional development and operational ports. This study uses the importance performance analysis (IPA) method and multi-criteria analysis supported by the Analytic Hierarchy Process (AHP) to determine the weighting of criteria to choose the best alternative port development design. The Pelayaran Rakyat Terminal's Berth Occupancy Ratio (BOR) is in good category with value 26.34%, but the Multipurpose Terminal is in not good category with value 88.96%. Yard Occupancy Ratio (YOR) and Shed Occupancy Ratio (SOR) for Pelayaran Rakyat Terminal and Multipurpose Terminal are in good category, with value 21.14% for YOR and 22.63% for SOR. The satisfaction level of Sunda Kelapa Port is at generally satisfactory but refer to importance performance analysis (IPA), several service factors must be improved, such as the layout of port, (temporary parking area, access in and out, warf, warehouse, stacking yard, etc), fast, appropriate, and friendly services, handily employee of PT. Pelindo II Sunda Kelapa branch, a fast and appropiate loading and unloading services. Sunda Kelapa Port as a port of education and tourism with continously optimizing loading and unloading activities are the concept of development design. The best development alternative design is 2nd alternative with 27.65 value.

Kata Kunci : IPA, Multi Kriteria Analisis, Pelabuhan Pariwisata

  1. S2-2019-419497-abstract.pdf  
  2. S2-2019-419497-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-419497-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-419497-title.pdf