Laporkan Masalah

Hubungan antara Stres Pengasuhan Orang Tua dengan Kualitas Hidup Anak Cerebral Palsy di SLB Negeri 1 Bantul

INDAH JANA PERMANA DEVRIN, Sri Hartini,S.Kep.,Ns.,M.Kes.,Ph.D; Dr. Fitri Haryanti,S.Kp.,M.Kes.

2019 | Skripsi | S1 ILMU KEPERAWATAN

Latar Belakang: Anak CP memiliki kualitas hidup yang lebih rendah dibandingkan anak tanpa disabilitas. Penilaian kualitas hidup anak CP merupakan hal yang penting karena hasil penilaian mampu memprediksi kesehatan anak, kesejahteraan dan relevansi intervensi yang diberikan. Salah satu faktor yang dapat memengaruhi kualiats hidup anak CP adalah stres pengasuhan orang tua namun di sisi lain orang tua dari anak CP memiliki masalah psikologis yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang tua dari anak tanpa disabilitas. Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara stres pengasuhan orang tua dengan kualitas hidup anak CP. Metode: Penelitian menggunakan metode korelatif rancangan cross sectional, dan telah dilakukan di SLB Negeri 1 Bantul pada bulan Agustus - Oktober 2018 yang melibatkan 46 anak CP dan 46 orang tuanya. Menggunakan instrumen karakteristik demografi responden, PedsQL-CP Module dan PSS. Analisis data menggunakan Pearson's Correlation dan Spearman's Rank. Hasil: Sebanyak 65,2% (n= 30) dari 46 anak CP memiliki kualitas hidup dalam rentang sedang hingga buruk serta sebanyak 87,0% (n= 40) dari 46 orang tua memiliki stres pengasuhan yang rendah. Nilai signifikansi hubungan antara stres pengasuhan orang tua dengan kualitas hidup anak CP p=0,349. Hasil menunujkkan nilai signifikansi hubungan antara usia anak (p=0,638), nyeri yang dirasakan anak (p=0,988), tingkat keparahan CP (p=0,227), atau kondisi sekunder anak (p=0,90) dengan kualitas hidup anak. Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara stres pengasuhan orang tua dengan kualitas hidup anak CP. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara usia anak, nyeri yang dirasakan anak, tingkat keparahan CP, atau kondisi sekunder anak dengan dengan kualitas hidup anak.

Background: Children with CP have a lower quality of life than healthy children. Factor that affect the quality of life of CP children is parenting stress, but parents of CP children have psychological problems that higher than parents of children without disabilities. Objective: To determine the relationship between parenting stress and the quality of life of children with CP. Methods: The study used a correlative method with a cross-sectional design, and was carried out at SLB Negeri 1 Bantul in August - October 2018 involving 46 CP children and 46 parents. Instrument used are the demographic characteristics of the respondents, PedsQL-CP Module and PSS. Data analysis used are Pearson's Correlation and Spearman's Rank. Results: We found 65,2% (n = 30) of 46 CP children had mild to poor quality of life and 87,0% (n = 40) of 46 parents had low parenting stress. Significant value of the relationship between parenting stress and the quality of life of children with CP is p = 0,349. The test results showed a significance value of the relationship between the age of the child (p = 0.638), pain felt by the child (p = 0,988), CP severity (p = 0,227), or the condition of the secondary child (p = 0,90) with the quality of life of CP children. Conclusion: There is no significant relationship between parenting stress and the quality of life of children with CP. There is no significant relationship between the age of the child, the child's pain, the severity of CP, or the secondary condition with the quality of life of CP children.

Kata Kunci : Anak CP, Kualitas Hidup Anak, Stres Pengasuhan Oang Tua

  1. S1-2019-383000-abstract.pdf  
  2. S1-2019-383000-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-383000-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-383000-title.pdf