Laporkan Masalah

PERAN MODAL SOSIAL KOMUNITAS IBU PROFESIONAL DALAM PENINGKATAN KAPASITAS PEREMPUAN UNTUK MENDUKUNG KETAHANAN KELUARGA

OCTA PRIHATININGTYAS, Dr. Hempri Suyatna, S.Sos., M.Si.

2019 | Tesis | MAGISTER ILMU ADMINISTRASI PUBLIK

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan nilai-nilai modal sosial yang ada dalam pengelolaan Komunitas Ibu Profesional, menjelaskan peran modal sosial berkontribusi di dalam pengelolaan komunitas ibu profesional untuk mendukung ketahanan keluarga serta menjelaskan dampak yang ditimbulkan oleh Komunitas Ibu Profesional dalam peningkatan kapasitas anggota dalam mendukung ketahanan keluarga serta ketahanan keluarga. Banyak kajian yang menyebutkan peran modal sosial dalam keberhasilan pengelolaan sebuah lembaga serta peran modal sosial dalam mempengaruhi kemampuan komunitas atau masyarakat dalam menyelesaikan masalah bersama. Prinsip modal sosial berangkat dari kenyataan bahwa manusia tidak bisa menyelesaikan masalahnya secara individual, diperlukan kerjasama antar individu untuk menyelesaikan suatu masalah (Syahra, 2003). Masalah ketahanan keluarga merupakan alah satu masalah yang menjadi perhatian pemerintah. Banyak kasus yang disebabkan lemahnya ketahanan keluarga Indonesia seperti gangguan mental, kenakalan remaja, perlakuan salah terhadap anak (child abused), anak-anak jalanan (street childrens), orang dewasa jalanan (street adult), penyalahgunaan NAPZA, seks bebas, pelacuran dan penyakit HIV/AIDS. Penelitian ini melakukan kajian dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara kepada informan secara langsung dan studi literatur yang relevan dan dokumen/data dari lembaga/instansi terkait untuk mendapatkan data sekunder dan data primer. Data juga diperoleh dari media yang kredibel baik cetak maupun online. Informan yang terlibat dalam penelitian ini meliputi informan dari pihak Komunitas Ibu Profesional yaitu pengurus dan anggota, Perpustakaan Daerah Kabupaten Kulonprogo, Radio Manajemen Qolbu, Ashoka Foundation serta masyarakat Desa Wijimulyo Kecamatan Nanggulan Kabupaten Kulonprogo. Hal tersebut dilakukan dengan mengeksplorasi segala hal yang berkaitan yang kemudian dianalisis menggunakan pendekatan kualitatif melalui reduksi data, penyajian data, dan menarik kesimpulan (verifikasi). Triangulasi sumber dilakukan untuk memvalidasi data yang diperoleh, sehingga terjamin keabsahannya. Data dianalisis untuk mendapatkan kesimpulan yang sesuai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa modal sosial berperan dalam peningkatan kapasitas anggota dan ketahanan keluarga. Modal sosial juga berperan dalam pengembangan komunitas Ibu Profesional. Elemen modal sosial yang paling dominan adalah kepercayaan dan nilai, dimana kedua elemen ini mengaktifkan elemen modal sosial yang lain seperti sikap proaktif, partisipasi dalam jaringan, tukar menukar dalam hal kebaikan, dan penegakan norma. Ikatan sosial muncul dari kesamaan visi, misi dan tujuan, persamaan nasib, dan pengaruh aktor turut menopang berjalannya modal sosial.

This study aims to explain the values of social capital that exist in the management of the Ibu Profesional Community, explaining the role of social capital contributing to the management of the professional mother community to support family resilience and explain the impact of the Ibu Profesional Community in increasing member capacity and family to support family resilience. Many studies mention the role of social capital in the successful management of an institution and the role of social capital in influencing the ability of the community or community to solve common problems. The principle of social capital departs from the fact that humans cannot solve their problems individually, requiring cooperation between individuals to solve a problem (Syahra, 2003). The problem of family resilience is one problem that is of concern to the government. Many cases are caused by the weakness of Indonesian families such as mental disorders, juvenile delinquency, mistreatment of children (child abused), street children (street childrens), street adults (street adults), drug abuse, free sex, prostitution and disease HIV / AIDS.. This study conducted a study using a qualitative approach. Data collection is done through interviews with informants directly and the study of relevant literature and documents / data from relevant institutions / agencies to obtain secondary data and primary data. Data is also obtained from credible media both print and online. The informants involved in this study included informants from the Ibu Profesional Community, namely administrators and members, Kulonprogo District Library, Manajemen Qolbu Radio, Ashoka Foundation and Wijimulyo Village community, Nanggulan District, Kulonprogo Regency. This is done by exploring all related things which are then analyzed using a qualitative approach through data reduction, data presentation, and drawing conclusions (verification). Source triangulation is done to validate the data obtained, so that its validity is guaranteed. Data were analyzed to obtain appropriate conclusions. The results of the study show that social capital plays a role in increasing member capacity and family resilience. Social capital also plays a role in the development of the community of Professional Mothers. The most dominant element of social capital is trust and value, where these two elements activate other elements of social capital such as proactivity, participation in networks, exchange in terms of goodness, and enforcement of norms. Social ties arise from the similarity of vision, mission and goals, equality of fate, and the influence of actors also support the running of social capital.

Kata Kunci : modal sosial, kapasitas anggota, ketahanan keluarga, Komunitas Ibu Profesional

  1. S2-2019-418980-abstract.pdf  
  2. S2-2019-418980-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-418980-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-418980-title.pdf