Laporkan Masalah

MELEMAHNYA INSTITUSI PIIL PESENGGIRI DAN DAMPAKNYA TERHADAP MENINGKATNYA KEKERASAN DALAM MASYARAKAT LAMPUNG (Studi Kasus Masyarakat Desa Pakuan Agung Kecamatan Muara Sungkai Kabupaten Lampung Utara)

FITRA UTAMA, Dr. Bambang Hudayana, M.A.

2019 | Tesis | MAGISTER KETAHANAN NASIONAL

Perubahan struktur masyarakat pedesaan dan kekerasan struktural yang terjadi by design melalui kebijakan pemerintah, melatar belakangi kekerasan dalam masyarakat Lampung. Masyarakat adat Lampung mempunyai institusi yang menjadi acuan dalam kehidupan sehari-hari yang dinamakan piil pesenggiri. Dalam penelitian ini, penulis ingin melihat relasi antara institusi lokal tersebut dengan kekerasan di masyarakat Desa Pakuan Agung Kecamatan Muara Sungkai Kabupaten Lampung Utara. Karya ilmiah ini merupakan penelitian yang bersifat kualitatif yang bersifat deskriptif analitis pada kekerasan struktural yang terjadi di dalam masyarakat yang multi etnis dengan menitik beratkan pada data primer melalui wawancara dengan masyarakat setempat dan pengambil kebijakan serta dokumen yang mendukung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terjadi penurunan efektifitas institusi piil pesenggiri dalam upaya bina damai yang ditandai dengan mengendurnya ikatan kekerabatan kekerabatan dan penafsiran yang menyempit terhadap institusi tersebut. Kondisi tersebut memicu eskalasi kekerasan dalam masyarakat.

Changes in the structure of rural communities and structural violence that occurred by design through government policies, made violences in Lampung society. Traditional Lampung society have institutions that are a reference in their daily lives called piil pesenggiri. In this study, the author wants to see the relation between local institutions and violence in Pakuan Agung Village society. This scientific work is a descriptive analytical qualitative research on structural violence that occurs in a multi-ethnic society with emphasis on primary data through interviews with local communities and policy makers and supporting documents. The results showed that there was a decrease in the effectiveness of the independent institutions in the effort to establish peace which was characterized by the slackening of kinship ties and narrow interpretation of the institution. These conditions trigger an escalation of violence in society.

Kata Kunci : piil pesenggiri, kekerasan, masyarakat desa

  1. S2-2019-420120-abstract.pdf  
  2. S2-2019-420120-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-420120-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-420120-title.pdf