KAJIAN KONDISI SOSIAL EKONOMI DALAM RANGKA PEMBUATAN MODEL PENYULUHAN KEPADA MASYARAKAT ( Studi Kasus Pada Pengembangan Kawasan Wisata Alam Uga, Selo, Boyolali )
MUHAMMAD AZIZ AHSONI, Achmad Sulthoni, Lies Rahayu W.F.
1997 | Skripsi | S1 KEHUTANANDalam GBHN 1993 dieebutkan bahwa pembangunan kehutanan diarahkan untuk memberikan. manfaat sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat dan keikutsertaan masyarakat di kawasan hutan dan sekitarnya perlu diberi peluang dan ditingkatkan. Hutan Uga merupakan suatu tempat yang unik karena merupakan hutan milik yang juga dipergunakan untuk kepentingan wisata. Hal tersebut memberi konsekuensi upaya menggugah kesadaran masyarakat karena hutan mempunyai sifat mutually exclusive. Penyuluhan sebagai ilmu yang mempelajari cara-cara dan proses-proses perubahan pada manusia dan masyarakat agar sesuai dengan apa yang diharapkan penyuluh (Prodjosuhardjo, 1979) dapat digunakan sebagai alat untuk menggugah kesadaran masyarakat agar dapat memanfaatkan hutan secara optimal untuk meningkatkan kesejahteraanya. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan informasi tentang keadaan wisata alam Uga dan kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat desa Samiran yang diperlukan dalam rangka merumuskan cara penyuluhan kepada masyarakat yang paling tepat untuk pengembangan wisata alam Uga. Informasi tersebut diperoleh dengan menggunakan teknik dan alat pengumpul data yang berupa teknik pengukuran ( measurement), teknik komunikasi baik langsung maupun tidak langsung, teknik dokumentasi dan teknik observasi Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis untuk mendapatkan teknik penyuluhan kepada masyarakat yang paling tepat dalam rangka pengembangan wisata alam Uga dengan menggunakan variabel jenis kerusakan vegetasi, faktor yang menyebabkan masyarakat melakukan kegiatan yang mengakibatkan kerusakan hutan, potensi wisata dan analisis situasi. Dari hasil penelitian diperoleh keterangan bahwa kerusakan vegetasi sebagian besar disebabkan karena pe rencekan yang diakibatkan karena masyarakat belum menyadari manfaat hutan dan belum mengetahui hak dan kewajibannya terhadap hutan. Kondisi sosial ekonomi dan budaya masyarakat desa Samiran dapat mendukung upaya penyuluhan dalam rangka pengembangan wisata alam Uga. Teknik penyuluhan yang akan dilaksanakan dengan membuat suatu acara kegiatan penyuluhan kepada masyarakat yang berisikan tujuan, masalah dan fungsi wisata alam Uga sebagai sumber peningkatan kesejahteraan kehidupan masyarakat.
It has been mentioned in the GBHN 1993 that development of forestry should be targeted to the benefit of the people's welfare and participation of the people in the forest activity and its vacinity is neccessary and should be encouraged. Uga out door recreation is unique because this privately owned forest has been used for tourism. The consequence involved in the management is the function of extension services for the people not to disturb the trees as well as the visitors to maintain the intangible value of the out door recreation. Extension is a tool to study the method of guiding the behavioral change of the people and community to the awareness of sustainability of the recreation value of the forest of Uga. The research has been done to assess the socio-economic condition the village community of Samiran to solve the best extension technique in maintaining the value of Uga out door recreation, by using measurement technique, direct orindirect comunication with the people in the community and with the visitors. The data collected on vegetation destruction and the related reason was analysed to conclude the best method in the extension activities to develop better the out door recreation of Uga. The result showed the vegetation destruction was due to the trimming of the trees and the unawareness of the people of the beneficial value of forest. The socio-economic condition of the village community of Samiran is encouraging to support the extension activities to improve the development of Uga out door recreation, by guiding them the understanding of the objective, the problems and the contribution to the welfare of the people.
Kata Kunci : Model penyuluhan