ANALISIS KEUNTUNGAN PENAMBAHAN BUNGKIL KEDELAI SEBAGAI BYPASS PROTEIN PADA PAKAN SAPI PERM DI CV ARGA SARI BOYOLALI JAWA TENGAH
Hidayatullah, Wahyu, Dr. Ir. Krishna Agung Santosa, M.Sc.
2002 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANUsaha peningkatan produktivitas dan efisiensi peternakan sapi perah dapat dilakukan dengan penambahan bypass protein pada pakan sapi laktasi. Penambahan suplemen bypass protein dapat meningkatkan berat badan sapi, kuantitas dan kualitas susu yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keuntungan penggunaan bypass protein pada usaha peternakan sapi perah. Penambahan suplemen bypass protein pada pakan sapi laktasi juga meningkatkan biaya produksi dan penerimaan, sehingga nilai pendapatan yang didapat berubah. Delapan belas sapi perah laktasi dipilih secara acak dan dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama (perlakuan) diberi pakan yang menggunakan bungkil kedelai dengan penambahan formaldehyde. Bungkil kedelai diberikan sebanyak 30 g per liter produksi susu per hari selama 60 hari. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan prosedur anggaran parsial. Hasil penelitian menunjukkan penambahan bungkil kedelai dengan formldehyde pada pakan sapi laktasi meningkatkan biaya produksi dan penerimaan. Analisis anggaran parsial menunjukkan penambahan suplemen memberikan tambahan pendapatan. Tambahan pendapatan sebesar Rp 3.681 /ekor/hari, dari pendapatan kelompok perlakuan. Kesimpulan yang didapat adalah penambahan bungkil kedelai dengan formaldehyde sebanyak 30 g per liter produksi susu per hari pada pakan sapi laktasi menguntungkan untuk diterapkan. Kata kunci: Bypass Protein, Anggaran Parsial
Bypass protein can be used to increase productivity and efficiency of dairy farm. Supplementation of lactation dairy feed with bypass protein supplements increases body weight, quantity and quality of milk production. The objective of this research is to analyze the profitability of bypass protein supplementation in dairy farm. Supplementation of lactation dairy feed with bypass protein supplements can also increase production cost and revenue of dairy farm, and finally will change dairy farm income. Eighteen lactation dairy cows were select randomly, divided into two groups. The first group (treatment) was subjected to feeding using soybean oil meal treated with formaldehyde. Quantity of soybean oil meal was 30 g per litre milk production per day for 60 days. Data were analyzed using partial budgeting procedure. Data showed that supplementation lactation dairy feed with soybean oil meal increased production cost and revenue. Partial budgeting analysis showed that supplementation increase farm income. Extra income value was Rp 3.681 /cow/day over income from treatment group. It was concluded that supplementation of lactation dairy feed using 30 g soybean oil meal treated with formaldehyde per litre milk production per day was profitable to be applied. Key words: Bypass Protein, Partial Budgeting
Kata Kunci : Bypass Protein, Anggaran Parsial