Laporkan Masalah

DEGRADASI IN SACCO PAEAN KERING DAN BAHAN 0RGAN1K LEGX3M POHOH DARI NUBA. TENGGARA BARAT PADA SAP1 PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN

Nurdin, Surahmy , Dr. Ir. Subur Priyono Sasmito Budhi

2002 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui degradasi in sacco bahan kering dan bahan organik dari empat macam legum tropik. Penelitian dilakukan dengan menggunakan dua ekor sapi Peranakan Friesian Holstein yang difistula dibagian rumenya, diberi ransum terdiri dari Pennisetum purpuroides (CP 9%) dan konsentrat (CP 14%) dengan imbangan 70 : 30 %. Empat jenis legum tropik yaitu turi (daun, batang dan ranting), gamal (daun), lamtoro (daun dan batang), dadap (daun) diinkubasikan dalam rumen selama 2, 4, 8, 16, 24, 48, dan 72 jam, dan setiap waktu inkubasi dengan 6 kali ulangan. Residu pakan setelah inkubasi dianalisis kandungan bahan kering (BK) dan bahan organik (BO). Bahan yany terdegradasi diregresikan untuk mendapatkan perpotongan (a) dan kemiringan ((3) terhadap waktu inkubasi, yang selanjutnya digunakan untuk menghitung fraksi a,b,c dengan menggunakan persamaan P = a+b(lexp- ct). Nilai a, b, c yang diperoleh digunakan untuk menghitung degradasi teori (DT = a + (bxc/c+Kp)) dengan a= fraksi yang mudah larut, b= fraksi yang potensial terdegradasi, c= laju degradasi fraksi b, Kp= laju partikel pakan keluar (0,06). Data yang diperoleh dianalisis variansi Complete Randomized Desaign (CRD) dengan pola searah jika ada perbedaan dilanjutkan uji Duncant's New Multipue Range Test {DMRT). Hasil penelitian menunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05) pada nilai b, c dan DT dari nilai BK dan BO. Nilai DT BK berturut-turut sebesar 87,30%; 82,45%; 69,70%; 64,51% sedangkan nilai DT BO berturut-turut sebesar 87,36%; 88,61%; 72,37%; 65,63% untuk turi, gamal, lamtoro dan dadap. Nilai DT BK dan BO tertinggi adalah turi (87,30% dan 87,36%) sedangkan nilai DT terendah adalah dadap (64,51% dan 65,63%). Kesimpulan terdapat variasi degradasi teori (P<0,05) dari empat legum tropik. (Kata kunci : Degradasi in sacco, Bahan Kering, Bahan Organik)

The experiment was conducted to determine the dry and organic matter degradation of tropical legumes in the rumen. In this experiment two rumen cannulated Friesian Holstein cows were used. The cows were feed Penissetum purpuroides (CP 9%) and concentrate (CP 14%) at the ratio of 70% : 30%, to meet their daily maintenance requirements. Four legumes namely Sesbania grandiflora (leaf, trunk, branch), Gliricidia maculata (leaf), Leucaena leucocephala (leaf, trunk), Erytrina lithosperma (leaf). Samples were put in nylon bag and incubated in the rumen for 2, 4, 8 , 16, 24, 48 and 72 hours, with six replication each sample. The residues after incubation were analyzed for dry (DM) and organic matter (OM). The chemical components degraded were regressed to obtain intercepst (a) and slope ((3) contants againts time incubation. The cunlants then to be used to calculate a, b, c, fraction contains, in the equation degradation theoritical (DT=a+(bc/c+Kp))in eksponential P=(a+b(l-exp~ct) in detail explaination a= easily soluble fraction, b= fraction that tends to be degraded, c= the rate of fraction degradation b , Kp= the rate of feed transit (0,06). Data colleted were than analysed of variance on Complete Randomized Desaign (CRD) followedley Duncant's New Multipe Range Test (DMRT). The results showed that there were no diferences on a fraction but on b, c dan DT both on dry dan organic matter of Sesbania grandiflora, Gliricidia maculata, Leucaena leucocephala and Erytrina litosperma slowed significantly difference (p<0,05). The DT value of DM were 87,30%; 82,45%; 69,70; 64,51% and DT of DO were 87,36%; 88,61%; 72,37%; 65,63% for Sesbania grandiflora, Gliricidia maculata, Leucaena leucocephala and Erytrina litosperma retpectively. The highest DT of DM and OM value was on Sesbania grandiflora ( 87,30% and 87,35%) and while the lowest on Erytrina litosperma (64,51% and 65,63%). It can be concluded that elurewere severe variation on DT of DM and OM from those leguminoes. Key words : Degradation in sacco, Dry matter, Organic matter

Kata Kunci : Degradasi in sacco, Bahan Kering, Bahan Organik

  1. S1-FPT-2002-SURAHMYNURDIN-abstract.pdf  
  2. S1-FPT-2002-SURAHMYNURDIN-bibliography.pdf  
  3. S1-FPT-2002-SURAHMYNURDIN-tableofcontents.pdf  
  4. S1-FPT-2002-SURAHMYNURDIN-title.pdf