Laporkan Masalah

STUDI PERENCANAAN OPERASIONAL PERSEMAIAN TANAMAN SUNGKAI PT. KUSUMA PERKASAWANA KOTAWARINGIN TIMUR, KALIMANTAN TENGAH

Andrian Findiantoro, Ir. Djoko Suharno Radite, MS., Ir. Siswantoyo Dipodiningrat, MS.

1996 | Skripsi | S1 MANAJEMEN HUTAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui beberapa kriteria/ukuran dasar perencanaan tahunan di lapangan pada persemaian tanaman sungkai yang telah ditentukan mengenai : (1) kebutuhan bahan, (2) tenaga kerja, (3) harga bibit, (4) organisasi. Ruang lingkup penelitian meliputi pekerjaan-pekerjaan yang terdapat dalam proyek pengadaan bibit di persemaian HTI-Transmigrasi PT. KUSUMA PERKASAWANA yang dibatasi pada perencanaan operasional persemaian tanaman sungkai untuk menghasilkan 1245709 bibit, dengan target penanaman 1121,25 ha. Faktor-faktor yang dianalisis sesuai dengan perumusan masalah adalah (1) kebutuhan bahan didekati dengan mengetahui jumlah dan volume pekerjaan yang akan dilaksanakan, (2) kebutuhan tenaga kerja langsung didekati dengan prestasi kerja, (3) harga dan kebutuhan bibit tanaman sungkai, (4) organisasi pada pekerjaan persemaian tanaman sungkai. Analisis yang digunakan pada penelitian ini adalah cara deskriptif dan cara komparatif sederhana. Selain itu dilakukan identifikasi terhadap jenis-jenis pekerjaan teknis, faktor-faktor yang mempengaruhi pekerjaan teknis, kebutuhan bahan dan faktor-faktor yang mempengaruhi, harga bibit dan faktor-faktor yang mempengaruhi, tenaga kerja, dan organisasi HTI Transmigrasi. Penelitian ini menghasilkan data-data mengenai : 1. pelaksanaan pembuatan bibit, yang meliputi : persiapan lapangan persemaian (pembersihan lapangan, pembuatan jalan pemeriksaan, pembuatan papan rencana kerja), penyapihan (pembuatan bedeng sapih, pencampuran medium, pengantongan medium, penyapihan), pemeliharaan (pemupukan, penyulaman, penyiangan, pemberantasan hama dan penyakit), mutasi/seleksi bibit dan pengepakan. 2. biaya produksi persemaian, yang meliputi : biaya penyusutan, biaya bunga modal, biaya bahan, biaya tenaga kerja langsung (termasuk prestasi kerja tenaga kerja langsung), biaya bahan bakar, biaya pemeliharaan alat, biaya pengelola, dan biaya Iain-lain. 3. tata waktu pelaksanaan pembuatan bibit. 4. alokasi tenaga kerja dan biaya. 5. struktur organisasi, yang meliputi : departemenisasi, pembagian kerja, pelimpahan wewenang, dan jenjang organisasi.

Kata Kunci : -

  1. S1-FKT-1996-71508-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1996-71508-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1996-71508-tabelofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1996-71508-title.pdf