Laporkan Masalah

TINJAUAN EKONOMI PENGANGKUTAN GETAH PINUS DAN GONDORUKEM DENGAN TRUK DINAS DAN TRUK SWASTA DI PERUM PERHUTANI KPH LAWU DS

BERNARDINUS ROESTIADI, Ir. H. Haryanto, M.S., Ir. Nunuk Supriyalno, M.Sc

1996 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Pengangkutan hasil hutan getah pinus dan hasil industri gondorukem di Perhutani KPH Lawu Ds menggunakan truk dinas dan truk swasta. Pada saat ini dalam pelaksanaan angkutan tersebut peranan angkutan truk swasta menduduki tempat yang lebih tinggi dari pada truk dinas. Penelitian ini bertujuan mengetahui biaya angkutan truk swasta, truk dinas dan truk dinas baru, menentukan alat angkutan yang paling ekonomis dan penghematan biaya serta jumlah truk yang dibutuhkan. Penelitian ini mengunakan metode analisis biaya dan analisis break even. Analisis biaya digunakan untuk mengetahui biaya-biaya angkutan truk dinas dan truk swasta sedangkan analisis break even untuk mengetahui pada volume berapa biaya angkutan truk dinas sama dengan biaya angkutan truk swasta, sehingga analisis ini dapat untuk menentukan alat angkutan yang paling ekonomis yang digunakan dalam pengangkutan getah pinus dan gondorukem. Dari hasil penelitian diketahui biaya angkutan truk swasta untuk mengangkut getah pinus Rp 450,17 /ton km pp dan gondorukem Rp 357,17/ton km pp. Berdasarkan keadaan di lapangan (sebenarnya), rata-rata biaya angkutan truk dinas untuk mengangkut getah pinus dan gondorukem Rp 468,09/ton km pp, sedangkan bila diperhitungkan pada standar prestasi kerja mesin normal 2500 jam/tahun, rata-rata biaya angkutan getah pinus Rp 381,74/ton km dan gondorukem Rp 313,41/ton km pp, dengan rata-rata biaya angkutan yang lebih rendah dari truk swasta ini maka perlu dilakukan usaha penggantian truk dinas lama dengan truk Mitsubishi 120 PS baru. Biaya angkutan truk Mitsubishi ini untuk mengangkut getah pinus sebesar Rp 189,87/ton km pp dan gondorukem sebesar Rp 148,94/ton km pp. Banyaknya volume angkutan getah pinus dan gondorukem yang diangkut setiap tahun lebih besar dari pada batas volume angkutan minimum untuk getah pinus 969,47 ton/tahun dan gondorukem 1.691,16 ton/tahun, sehingga pengangkutan dengan menggunakan truk Mitsubishi 120 Ps baru ekonomis untuk dilaksanakan. Apabila seluruh volume tersebut diangkut dengan menggunakan truk Mitsubishi maka diperlukan truk sebanyak 8 buah dan dengan menggunakan truk tersebut pihak Perhutani akan menghemat pengeluaran biaya angkutan setiap tahun Rp 242.794.438,00.

Kata Kunci : -

  1. S1-FKT-1996-76563-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1996-76563-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1996-76563-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1996-76563-title.pdf