Laporkan Masalah

ANALISIS PERMINTAAN DAN PENDAPATAN TENAGA KERJA PADA INDUSTRI PENGGERGAJIAN KAYU (STUD! KASUS Dl K1PKJ GRES1K, PERUM PERHUTANI UNIT II JAWA TIMUR)

Bambang Dwi Laksono, Sofyan P. Warsito

1996 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat efisiensi yang dicapai oleh industri penggergajian kayu dalam penggunaan faktor produksi , peranan industri penggergajian kayu dalam permintaan terhadap tenaga kerja dan tingkat pendapatan tenaga kerja serta distribusinya diantara faktor produksi lainnya. Data yang digunakan dalam penelitian ini dibagi menjadi dua yaitu data primer dan data sekunder . Data primer diambil dengan melakukan wawancara terhadap pihak terkait . Data sekunder meliputi penggunaan bahan baku dan kayu gergajian ( m3 ) , tenaga kerja ( HOK ) , suku cadang ( SUS ) , solar ( liter ) , masa kerja , pendidikan , umur ( tahun ) , harga kayu bulat dan kayu gergajian ( Rp/ m3 ) serta UMR . Hasil yang didapat adalah penggunaan input -input terpilih berada dalam keadaan tidak efisien . Pendapatan tenaga kerja lebih kecil dibandingkan dengan pendapatan yang diterima oleh input lainnya yaitu sekitar 1,4849 % dari pendapatan perusahaan . Pada tenaga kerja teknis maupun administratif , masa kerja mempunyai hubungan yang lebih kuat dengan pendapatan dibandingkan dengan umur dan pendidikan formal .

The research objectives are to know the economic efficiency reached by sawmill industry in using production factors and the role of sawmill industry in labor demand and its revenue as well as distribution among other production factors. The data used in this research was divided into two groups : primary and secondary data. The former was taken by interviewing the authorities and the later included the use of logs and sawntimbers in cubic-metre , labor days number of work, spareparts, gasoline in litre, years number of work, formal education , age in year, price of logs and sawntimbers in rupiah per cubic metre and also regional minimum salary. The result gained was that the use of selected inputs was in unefficient condition. The labor revenue was less than other inputs; that was approximately 1,4849 % from total company revenue. The years number of work, either technic or administrative labor have stronger correlation with revenue compared with age and formal education.

Kata Kunci : Industri penggergajian, permintaan, pendapatan

  1. S1-FKT-1996-81471-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1996-81471-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1996-81471-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1996-81471-title.pdf