Laporkan Masalah

PENGARUH RASIO PEMBAYARAN DIVIDEN TERHADAP TINGKAT PERTUMBUHAN LABA PERUSAHAAN-PERUSAHAAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA PADA TAHUN 2012-2017

Hanum Nareswari, Dr., Agus Setiawan, M.Soc.Sc.

2019 | Skripsi | S1 MANAJEMEN

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh rasio pembayaran dividen terhadap pertumbuhan laba masa depan perusahaan di Indonesia. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah earning growth. Variabel independen adalah dividend payout ratio. Variabel kontrol yang digunakan dalam penelitian ini adalah size, return-on-assets (ROA), leverage, earning yield (E/P), dan past earning growth. Hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan wawasan kepada investor dan digunakan sebagai referensi pada penelitian selanjutnya. Populasi yang digunakan dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2012-2017 yaitu sejumlah 559 perusahaan. Sampel didapatkan setelah mengeliminasi perusahaan yang tidak membayarkan dividen, rugi pada tahun ke-0, tidak menyediakan data laporan keuangan selama periode observasi, dan termasuk ke dalam industri keuangan. Total sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 68 sampel, dengan jumlah observasi masing-masing 340 untuk model jangka pendek dan 204 untuk jangka panjang, setelah sampel dikalikan dengan total periode observasi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi data panel dengan fixed effect. Terdapat dua model dalam penelitian ini, yaitu model jangka pendek dan jangka panjang. Model jangka pendek menggunakan data lag satu tahun untuk variabel kontrol past earning growth. Sementara itu, model jangka panjang menggunakan data lag tiga tahun untuk variabel yang sama. Hasil regresi menunjukkan bahwa di Indonesia, rasio pembayaran dividen berbanding terbalik dengan laba masa depan perusahaan. Hasil tersebut mendukung teori sustainable growth rate di mana pertumbuhan didapatkan dari hasil perkalian antara return-on-equity (ROE) dengan tingkat laba ditahan; Gordon Growth Model, dan juga pecking-order theory. Di sisi lain, hasil penelitian ini tidak konsisten dengan penelitian terdahulu seperti yang pernah dilakukan oleh Zhou dan Ruland (2006) serta Arnott dan Asness (2003) di Amerika Serikat, karena adanya perbedaan karakteristik pasar antara negara berkembang dan negara maju, serta paparan risiko yang dihadapi di Indonesia.

This study was conducted to determine the effect of dividend payout ratio on the company's future earnings growth in Indonesia. The dependent variable in this study is earnings growth. The independent variable is the dividend payout ratio. The control variable used in this study is size, return-on-assets (ROA), leverage, earning yield (E/P), and past earnings growth. The results of this study are expected to provide insight to investors and be used as a reference in future studies. The population used in this study are companies listed on the Indonesia Stock Exchange in 2012-2017, which amounted to 559 companies. Samples were obtained after eliminating companies that did not pay dividends, reported losses in year 0, did not provide financial report data during the observation period, and are part of the financial industry. The total sample used in this study are 68 samples, with the number of observations add up to 340 for the short term and 204 for the long term model, after the samples are multiplied by total observation years. The model used in this study is fixed-effect panel data regression. There are two models in this study, namely short and long term models. The short-term model uses a one-year lag data for the past earnings growth control variable. Meanwhile, the long-term model uses a three-year lag data for the same variable. The regression results show that in Indonesia, the dividend payout ratio is inversely proportional to the company's future profit. These results support the theory of sustainable growth rate where growth is derived from the multiplication of return-on-equity (ROE) and the rate of retained earnings; Gordon Growth Model, and also pecking-order theory. On the other hand, the results of this study are not consistent with previous studies such as those conducted by Zhou and Ruland (2006) and Arnott and Asness (2003) in the United States, due to differences in market characteristics between developed and emerging market, and the risks faced in Indonesia.

Kata Kunci : rasio pembayaran dividen, pertumbuhan laba masa depan, dividen, dividend payout ratio, future earnings growth, dividend

  1. S1-2019-379339-abstract.pdf  
  2. S1-2019-379339-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-379339-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-379339-title.pdf