KONSUMSI DM KECERNAAN BABAN KERING, BAHAN ORGANIK DAN PROTEIN KASAR DENGAN RUMPUT RAJA DAN HIJAUAN JAGUNG SEBAGAI PAKAN BASAL PADA SAPI PERANAKAN FRIESIAN HOLSTEIN
Haryanti, Dr. Ir. Hari Hartadi, M.Sc
2004 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konsumsi dan kecernaan bahan kering, bahan organik dan protein kasar dengan rumput Raja dan hijauan jagung sebagai pakan basal pada sapi Peranakan Friesian Holstein. Penelitian ini terdiri dari dua (2) macam ransum perlakuan, yaitu ransum dengan pakan basal rumput Raja dan hijauan jagung. Masing-masing perlakuan dengan lima (5) ulangan. Sepuluh ekor sapi perah Peranakan Friesian Holstein (PFH) tidak berproduksi umur 1,5 - 2,0 tahun dengan rerata berat badan 292,5 kg digunakan untuk studi konsumsi dan kecernaan secara in vivo dalam rancangan acak lengkap. Variabel yang diamati adalah konsumsi BK (KBK), BO (KBO), PK (KPK), kecernaan BK (KCBK), BO (KOBO) dan protein kasar (KCPK). Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis variansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa KBK, KBO dan KPK (g/kg BBM/hari) ransum dengan rumput Raja sebagai pakan basal lebih tinggi (P<0,01) dibandingkan pada hijauan jagung, yakni 157.,7 vs 139,5; 143,2 vs 126,7; dan 24,3 vs 21,9. Hasil penelitian juga menunjukkan KCBK, KCBO dan KCPK (%) ransum dengan rumput Raja sebagai pakan basal' lebih tinggi (P<0,01) dibanding hijauan jagung (70,51 vs 67,13; 71,41 vs 67,37; 76,50 vs 71,02%). Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa KBK, KBO dan KPK serta KCBK, KCBO dan KPK ransum dengan rumput Raja sebagai pakan basal lebih tinggi dibanding pada pakan basal hijauan jagung pada sapi Peranakan Friesian Holstein. (Kata Kunci : Konsumsi, Kecernaan, Bahan Kering, Bahan Organik, Rumput Raja, Hijauan Jagung)
Experiment was conducted to evaluate the intakes and digestibilities of dry matter (DM), organic matter (OM) and crude protein (CP) of King grass or corn forage as basal diet. The experiment used completely randomized design with 2 treatments and 5 replications. In the experiment, 10 Friesian Holstein Breeds dairy cattle, of 1.5 to 2.0 years old of age and average body weight (BW) of 292.5 kg were used. The dairy cattle were allocated into two groups, each of five dairy cattle and received either ration with King grass or corn forage as basal diet. The ration consisted of 45% concentrate and 55% forage. In vivo intake and digestibility was applied to measure intake and digestibility of DM, OM and CP. The results showed that intake DM, OM and CP (g/kg MBW/day) of King grass as basal diet was higher (PC.01) than corn forage (157,7 vs 139,5; 143,2 vs 126,7; dan 24,3 vs 21,9). Results of the experiment also showed that digestibility DM, OM and CP (%) of King grass as basal diet were higher (PC.01) than corn forage (70.51 vs 67.13; 71.41 vs 67.37; 76.50 vs 71.02). It was concluded that intakes and digestibilities of ration with King grass as basal diet was better (PC.01) than the ones with corn forage. Keywords : intake, digestibility, dry matter, organic matter, King grass, corn forage
Kata Kunci : Konsumsi, Kecernaan, Bahan Kering, Bahan Organik, Rumput Raja, Hijauan Jagung