Laporkan Masalah

STUDI SEBARAN DIAMETER TEGAKAN JATI PADA POLA PENJARANGAN MANAGEMENT REGIME IV DI KPH MADIUN

Danang Haryanto, DR. Ir. Agus Setyarso, M.Sc

1995 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penerapan sistem Management Regime pada tegakan konvensional di KPH Madiun, mengharuskan dilakukannya penebangan atau penjarangan secara total terhadap sejumlah jalur yang telah dibuat. Jalur-jalur tersebut disediakan sebagai areal pertanian dengan lebar 25 m-28 meter. Adanya penjarangan akan menghasilkan sejumlah tegakan tinggal yang berada dalam sejumlah jalur yang letaknya beraturan. Dengan demikian penjarangan ini merupakan perwujudan penjarangan mekanik dalam bentuk strip thinning. Penerapan penjarangan mekanik pada tegakan jati seumur diharapkan tidak akan mengubah sebaran diameter tegakan tinggalnya. Pada tegakan seumur sebaran diameternya akan mengikuti normal dan distribusi frekuensi relatifnya tidak berubah setelah penjarangan mekanik. Hasil uji normalitas metode Chi-kuadrat , sebaran diameter di RPH Blabakan dan Temulus baik sebelum maupun setelah penjarangan tidak mengikuti distribusi normal. Untuk RPH Blabakan, tabel dan grafik distribusi frekuensi relatifnya tidak menunjukkan perbedaan yang mencolok, sedangkan di RPH Temulus memperlihatkan pergeseran grafik distribusi frekuensi relatif setelah penjarangan ke arah kanan.

Kata Kunci : -

  1. S1-FKT-1995-DanangHaryanto-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1995-DanangHaryanto-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1995-DanangHaryanto-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1995-DanangHaryanto-title.pdf