EVALUASI AWAL UJI KETURUNAN HALF-SIB EBONI (Diospyros celebica Bakh.) UMUR 5 BULAN DI WANAGAMA I
ISNO WAHNO , Dr. Ir. Mochamad Na'iem, M.Sc.
1995 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat keberhasilan tanaman uji keturunan eboni pada umur 5 bulan tersebut, (2) famili yang paling cocok untuk dikembangkan di daerah Wanagama I dan daerah lain yang memiliki kondisi serupa dengan pemilihan fenotipe terbaik, (3) mencari informasi genetik jenis eboni, dengan menghitung nilai heritabilitas dan korelasi genetik pada parameter tinggi dan diameter tanaman. Penelitian ini dilakukan di Wanagama I Petak 14 dengan menggunakan bibit eboni sebanyak 11 provenans dari 3 propinsi yaitu Propinsi Sulawesi Utara terdiri dari provenans Dumoga Bone (14 seedlot), provenans Danau Wudu (10 seedlot); dari Propinsi Sulawesi Tengah terdiri dari provenans Tangkura (20 seedlot), provenans Wawopadah (18 seedlot), provenans Uekuli (15 seedlot); dan dari Propinsi Sulawesi Selatan yang terdiri dari provenans Bantimurung (11 seedlot), provenans Camba (25 seedlot), provenans Duapitue (18 seedlot), provenans Kalukku (3 seedlot), provenans Maiili (8 seedlot) dan provenans Mangkutana (16 seedlot). Materi seluruhnya 158 seedlot masing-masing terdiri dari 4 treeplot dengan jarak tanam 3x3 m. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap berblok dengan 4 ulangan. Anallisis data menggunakan metode irregular experiment. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keberhasilan tanaman mencapai 69,99 %. Pada sifat tinggi dan diameter batang tanaman memperlihatkan variasi yang nyata antar seedlot. Seedlot terbaik dicapai oleh seedlot nomor S065 dari Provenans Kalukku , Nilai heritabilitas untuk sifat tinggi dan diameter batang adalah 0,59 dan 0,48, sedangkan korelasi genetik antara kedua sifat tersebut memperlihatkan hubungan yang erat dengan nilai sebesar 0,68.
Kata Kunci : -