EVALUASI AWAL UJI PROVENANS EBONI (Diospyros celebica Bakh.) UMUR 5 BULAN DI WANAGAMA I
WAHYUDI NUGRAHA PUTRA, Dr. Ir. Moh. Na’iem M.Agr.
1995 | Skripsi | S1 KEHUTANANProgram pemuliaan uji provenans eboni (Diospyros celebica) dimulai dengan pemilihan pohon induk (untuk diambil buahnya) di beberapa provenans eboni di Pulau Sulawesi. Pada waktu pelaksanaan eksplorasi ternyata masa buah masak dari pohon-pohon eboni tersebut sudah terlampaui, sehingga sebagai gantinya dikumpulkan cabutan anakannya. Untuk menghindari terjadinya bercampurnya anakan antar pohon induk maka cabutan anakan yang dikumpulkan ialah yang berjarak kurang dari 20 m dari pohon induknya, dan pohon induk yang dipilih berjarak 50 - 100 m dengan pohon-pohon eboni di sekitarnya. Cabutan anakan yang telah dikumpulkan kemudian dibawa ke Wanagama I, Kabupaten Gunung Kidul dan dipelihara di persemaian untuk selanjutnya ditanam di pertanaman. Tujuan dari penelitian uji provenans ini adalah untuk mengetahui besarnya variasi genetik spesies eboni dari berbagai provenans dan mengetahui provenans yang paling sesuai untuk dikembangkan di Wanagama I. Rancangan yang digunakan dalam penelitian ini ialah rancangan acak lengkap berblok (RCBD) dengan 4 blok, setiap blok terdiri dari 11 provenans (dari 3 propinsi di Sulawesi, yaitu Propinsi Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan), 25 pohon tiap plot (plot bujur sangkar) dengan jarak tanam 3 x 3 m. Ternyata terdapat perbedaan nyata di antara seedlot yang diamati pada sifat tinggi dan diameter. Provenans Kalukku menunjukkan pertumbuhan terbaik pada saat di persemaian maupun di pertanaman, dengan rata-rata tinggi di persemaian dan di pertanaman berturut-turut sebesar 20,35 cm dan 24,075 cm; sedangkan untuk diameter di persemaian dan pertanaman sebesar 3,06 mm dan 4,23 mm. Besarnya taksiran nilai heritabilitas di persemaian dan pertanaman untuk sifat tinggi adalah 0,805 dan 0,60; sedangkan untuk sifat diameter adalah 0,85 dan 0,29.
Kata Kunci : -