STUDI PERKEMBANGAN POPULASI JAMUR DAIM BAKTERI TANAH PADA PROSES DEKOMPOSISI DAUN BEBERAPA JENIS TANAMAN HUTAN
MUHAMMAD YULIARTO, Suryo Hardiwinoto, S M Widyastuti
1995 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitian tentang perkembangan populasi jamur dan bakteri dilakukan pada beberapa jenis tanaman hutan, yaitu Glirecidea maculata H.B.K, Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen. . Pinus merkusii Jungh et de Vriese, dan Melaeuca leucadendron(L). Daun dari masing-masirn jenis tanaman sebanyak 10 gram didekomposisikan di Arboretum Fakultas Kehutanan UGH, kemudian diamati perkembangan jumlah jamur dan bakterinya di Lab. Bioteknologi Fakultas Kehutanan UGH, dengan menggunakan medium SEA (Seed Extract Agar) . Pengamatan di laboratorium dilakukan setiap 2 bulan, dimulai dari bulan ke-0, yaitu pada seat daun belum didekomposisi, sampai dengan bulan ke-11, saat akhir masa dekomposisi yang diamati. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui perkembangan populasi jamur dan bakteri pada damn G. maculata, P. falcataria, P. merkusii, dart M. leucadendron selama proses dekomposisi berlangsung, juga untuk mengetahui pola perkembangan populasi jamur dan bakteri pada masing-masing jenis daun terutama antara jenis legurn dan jenis non legum. Hasil analisis secara deskriptif/grafis yang dilakukan, menunjukkan bahwa populasi jamur dan bakteri selama proses dekomposisi dari masing-masing jenis tanaman yang diamati mengalami fluktuasi pada setiap tahap pengamatan, diduga sebagai akibat adanya suksesi mikrobial yang terjadi selama proses dekomposisi material organik tersebut berlangsung. Pada G. maculata dan P. falcataria populasi jamur dan bakteri mempunyai kecenderungan tinggi pada bulan awal dekomposisi kemudian menurun pada bulan-bulan berikutnya. Sedangkan pada P. merkusii dan M. leuoadendron populasi jamur dan bakterinya cenderung rendah pada bulan-bulan awal dekomposisi kemudian naik pada bulan-bulan berikutnya.
Kata Kunci : Bakteri timah, jamur timah, dekomposisi, perkembangan populasi