PENGARUH TIPE PENGENDALIAN ATASAN DAN STRATEGI COPING TERHADAP KUALITAS PERTIMBANGAN AUDIT
HARIMAN BONE, Dr. Hardo Basuki, M.Soc.Sc., CSA; Dr. Sumiyana, Akt., M.Si.; Suyanto, SE., M.B.A., Ph.D
2019 | Disertasi | DOKTOR ILMU AKUNTANSIPenelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh pengendalian atasan, strategi coping PFC (problem-focused coping) dan EFC (emotional-focused coping), dan interaksiannya terhadap kualitas pertimbangan audit. 91 auditor berpartisipasi dalam menyelesaikan kasus perjalanan dinas menggunakan desain eksperimen 3X2X2. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bawahan yang diberikan tipe pengendalian perilaku menghasilkan kualitas pertimbangan audit yang lebih baik dibandingkan pengendalian keluaran dan klan. Selanjutnya, strategi coping PFC tinggi (EFC rendah) memiliki kualitas pertimbangan audit yang lebih baik dalam bandingannya dengan PFC rendah (EFC tinggi). Hasil interaksi tipe pengendalian atasan dan strategi coping mengindikasikan bahwa individu dengan strategi coping yang lemah (PFC rendah dan EFC tinggi) memiliki kualitas pertimbangan audit yang berbeda tergantung tipe pengendalian atasan yang diterimanya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa atasan sebaiknya menggunakan pengendalian perilaku pada auditor yang belum berpengalaman. Kedua, organisasi perlu memberikan mekanisma mentoring psikologikal dalam rangka meningkatkan kualitas pertimbangan auditor.
This study aims to investigate the influence of supervisor control, PFC coping strategies (problem-focused coping) and EFC (emotional-focused coping), and their interaction with the audit judgment quality. Ninety-one auditors participated in completing official travel cases using a 3X2X2 experimental design. The results of the study indicate that subordinates who are given behavioral control type produce better audit judgment quality than the output and clan controls. Furthermore, individual with high PFC coping strategy (low EFC) has better audit judgment quality compared to a low PFC (high EFC). The interaction result between supervisory control and coping strategies indicate that individuals with weak coping strategies (low PFC and high EFC) have different audit judgment quality depending on the type of supervisor control that they receive. This study concluded that supervisors should use behavioral control when supervising inexperienced auditors. Second, organizations need to provide a mechanism for psychological mentoring in order to improve the quality of auditor's judgment.
Kata Kunci : Tipe Pengendalian, Strategi Coping, Problem-Focused, Emotional-Focused, Kualitas Pertimbangan Audit