Laporkan Masalah

KORELASI MOTIVASI DENGAN KOMPETENSI MEMBACA PESERTA KURSUS DI KAMPUNG INGGRIS PARE KABUPATEN KEDIRI

AGUSTIN ANGGRAENI, Dr. Tatang Hariri, M.A.

2019 | Tesis | MAGISTER LINGUISTIK

Motivasi merupakan salah satu aspek yang berkaitan dengan proses pembelajaran bahasa. Pada tesis ini, penulis berfokus pada kajian tentang korelasi antara motivasi dan kompetensi membaca peserta kursus Bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare, Kabupaten Kediri. Tujuan dari penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi motivasi membaca peserta kursus Bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare, (2) menganalisis faktor yang memengaruhi motivasi membaca peserta kursus Bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare, dan (3) menganalisa bagaimana korelasi antara motivasi membaca peserta kursus Bahasa Inggris di Kampung Inggris Pare dengan kompetensi membaca mereka. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Pendekatan kuantitatif berkaitan dengan kalkulasi intensitas motivasi membaca, nilai kompetensi membaca, dan korelasi antara motivasi dan kompetensi membaca. Di sisi lain, pendekatan kualitatif berkaitan dengan analisis deskriptif tentang faktor yang berpengaruh terhadap intensitas motivasi dan kompetensi membaca. Peneliti memfokuskan studi kasus di lembaga Global English, khususnya kelas Fun Reading B pada periode Oktober 2018. Total responden adalah 15 peserta. Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei, yaitu penyebaran kuisioner berjudul Motivation for Reading Questionnaire yang dikembangkan oleh Wigfield & Guthrie (1997) dan beberapa pertanyaan dari peneliti mengenai latar belakang sosial budaya, kondisi ruang pembelajaran, metode pembelajaran, dan orientasi mengambil kelas membaca. Untuk menunjang analisis, peneliti juga melakukan wawancara kepada pengajar kelas. Dari Hasil analisis, peneliti menemukan bahwa nilai intensitas motivasi membaca kelas secara keseluruhan tertinggi adalah keingintahuan membaca dengan total rata-rata 3,26. Sehingga, kelas Fun Reading B memiliki motivasi membaca yang tinggi. Di antara 15 peserta kursus, peserta yang memiliki intensitas motivasi membaca tertinggi adalah K dan yang terendah adalah YS. Selanjutnya, faktor yang dapat memengaruhi intensitas motivasi membaca adalah faktor internal – terdiri dari pendidikan, usia, orientasi mengambil kelas membaca, kebiasaan selama kursus, serta faktor eksternal – yaitu keluarga, lingkungan pertemanan, kondisi tempat belajar, metode pembelajaran, dan pengajar. Hasil penelitian yang lain adalah variabel motivasi dan kompetensi membaca memiliki nilai korelasi 0,742, yang berarti kedua variabel tersebut memiliki korelasi kuat. Dengan demikian, peserta dengan intensitas motivasi tinggi memiliki nilai kompetensi membaca yang juga tinggi dan sebaliknya.

Motivation is an aspect that is related to the process of language learning. In this study, the author focused on the study of the correlation between motivation and reading competences of the English learners in Kampung Inggris Pare, Kediri Regency. The objectives of this study are (1) to identify the reading motivation of the English learners in Kampung Inggris Pare, (2) to analyze the factors that influence reading motivation of the English learners in Kampung Inggris Pare, and (3) to analyze the correlation between reading motivation of the English learners in Kampung Inggris Pare with their reading competences. The method used in this research were quantitative and qualitative approache. A quantitative approach was related to the calculation of the intensity of reading motivation, the value of reading competences, and the correlation between motivation and reading competences. On the other hand, a qualitative approach was regarding of the descriptive analysis of factors influencing the intensity of motivation and reading competences. The author focused on a case study at Global English institution, especially Fun Reading B class in the period of October 2018. The total respondents were 15 participants. The data collection was conducted by survey method using questionnaires entitled Motivation for Reading Questionnaire developed by Wigfield & Guthrie (1997) and several questions from the author regarding of the socio-cultural background, conditions of learning space, learning methods, and orientation of taking reading class. To support the analysis, the writer also conducted interview with the teacher. Based on the results of the analysis, the author found that the highest intensity of overall class reading motivation is reading curiosity component with an average total of 3.26. Therefore, Fun Reading B class has high reading motivation. Among the 15 participants, participant having the highest intensity of reading motivation is K and the lowest one is YS. Furthermore, the factors that can influence the intensity of reading motivation are internal factors - consisting of education, age, orientation to take reading classes, habits during the course, and external factors – consisting of family, friendship environment, conditions of the class, learning methods, and the teacher. The other is that the motivation and reading competences have correlation value of 0.742, which means that those two variables have strong correlation. Thus, participants with high motivation intensity have high reading competences and vice versa.

Kata Kunci : motivasi membaca, kompetensi membaca, Kampung Inggris Pare

  1. S2-2019-419231-abstract.pdf  
  2. S2-2019-419231-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-419231-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-419231-title.pdf