POTENSI WILAYAH DAN STRATEGI DALAM PENGEMBANGAN PETERNAKAN SAPI POTONG DI KECAMATAN NAWANGAN DAN BANDAR, KABUPATEN PACITAN
Widodo, Bachtiar Kukuh , Panjono, S.Pt., MP., Ph.D
2011 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini dilakukan untuk mengetahui potensi wilayah, meliputi: potensi sumberdaya manusia, sumberdaya alam, dan fasilitas penunjang yang mendukung pengembangan sapi potong serta menentukan strategi pengembangan peternakan sapi potong di Kecamatan Nawangan dan Kecamatan Bandar, Kabupaten Pacitan. Penelitian dilakukan pada bulan Desember 2010 sampai dengan Februari 2011. Materi yang digunakan adalah wilayah beserta peternak di Kecamatan Nawangan dan Bandar Kabupaten Pacitan. Data yang diambil meliputi data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui melalui kuisioner dan wawancara, diikuti dengan pengamatan dan pengukuran langsung di lapangan. Data sekunder diperoleh dari dinas dan instansi yang ada kaitannya dengan penelitian. Analisis data yang digunakan pada penelitian ini berupa analisis deskriptif dan analisis Strenght, Weaknesses, Opportunities, dan Threats (SWOT). Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha ternak sapi potong di Kecamatan Nawangan dan Bandar masih merupakan usaha sambilan. Karakteristik peternak di dua kecamatan tersebut terdiri dari; umur 44,72±8,49 tahun dan 50,53±9,94 tahun, pengalaman beternak 14,25±6,83 tahun dan 15,95±6,78 tahun, tingkat pendidikan rata-rata SD (50,88% dan 74,71%), dengan kepemilikan rata-rata ternak 1,42 UT dan 1,55 UT. Daya dukung pakan di dua kecamatan tersebut, meliputi: 1) ketersediaan HMT di masing-masing kecamatan mampu menyediakan pakan ternak sebanyak 18.573,69 UT dan 6.036,76 UT; 2) ketersediaan limbah pertanian mampu menyediakan pakan ternak sebanyak 6.036,76 UT dan 8.000 UT. Berdasarkan penelitian Kecamatan Nawangan dan Bandar memiliki potensi sumberdaya manusia, sumberdaya alam dan fasilitas pendukung yang mendukung pengembangan peternakan sapi potong. Berdasarkan matrik SWOT diperoleh tujuh strategi untuk Kecamatan Nawangan dan enam strategi untuk Kecamatan Bandar sebagai rekomendasi alternatif untuk pengembangan peternakan sapi potong di Kecamatan Nawangan dan Bandar. (Kata kunci: Potensi wilayah, Strategi pengembangan, Sapi potong)
This study was done to analyze the regional potential, includes: potency of human resources, natural resources, and livestock facilities to support beef cattle development and it’s used to determine the development beef cattle farm strategis in Nawangan subdistrict and Bandar subdistrict, Pacitan regency. The study was done from December 2010 to February 2011. The materials used in this research were region and farmers in Nawangan and Bandar Subdistrict, Pacitan Regency. Data collected were primary and secondary data. Primary data were collected through interviews and questionnaire. Secondary data collected from office and institute that have a connection with this research. The data analysis of this reseach were descriptive analysis and Strenght, Weaknes, Oportunities, Theath (SWOT) analysis. The result of this research indicated that the farming system in Nawangan and Bandar Subdistrict was side job, characteristic of the farmers in both subdistrict consisted of; age 44.72±8.49 years old and 50.53±9.94 years old, farming experience 14.25±6.83 years and 15.95±6.78 years, level of education is Primary School (50.88% and 74.71%), with cattle ownership were 1.42 UT and 1,55 UT. Carrying capacity in both subtristricts, consisted of: 1) forages quantity in each subdistricts capable to carry out 18,573.69 AU and 6,036.76 AU; 2) quantity of crop residues capable to carry out 6,036.76 AU and 8,000 AU. Based on result of studied, Nawangan and Bandar Subdistrict had a potency of human resources, natural resources, and livestock facilities that were support beef cattle development Based on SWOT analysis there were seven strategies for Nawangan Subdisdrict and six strategies for Bandar Subdistrict, that can be recommended to cattle farm development in Nawangan and Bandar Subdistrict. (Key words: The regional potential, Development strategies, Cattle farm)
Kata Kunci : Potensi wilayah, Strategi pengembangan, Sapi potong