Laporkan Masalah

ANALISIS MANAJEMEN ASET STRATEGIS DALAM OPERASI DAN PEMELIHARAAN SISTEM IRIGASI

Abi Prabowo, Prof. Dr. lr. Sahid Susanto, MS

2010 | Disertasi | S3 Ilmu Pertanian

Operasi dan pemeliharaan (O&P) sistem irigasi merupakan suatu rangkaian kerja irigasi pada suatu petakan lahan dengan pilihan tanaman disesuaikan kondisi kenyataan terkini (existing) neraca air lahan. Pilihan tanaman merupakan hasil transaksi antara penyedia air dengan petani wilayah irigasi agar dicapai kesepakatan yang saling menguntungkan antara pihak penyedia air dan petani pemanfaat air irigasi. Rangkaian kerja irigasi didukung oleh aset jaringan fisik irigasi. Untuk menjaga keberlanjutan prasarana fisik yang ada harus dilakukan pemeliharaan. Keberhasilan O&P untuk memenuhi kepuasan layanan petani atas dasar transaksi memerlukan dukungan aset air, aset rnanusia pelaku (pengelola, petani dan supervisor petani), aset kelembagaan (pengelola, petani, supervisor petani), aset lahan dan tanaman, aset jaringan irigasi dan aset finansial pendukung berjalannya O&P. Aset supervisor petani berfungsi untuk meberikan saran kesesuaian pilihan usahatani petani dengan kondisi neraca air lahan yang ada. Adanya serangkaian kerja berbagai macam aset dalam satu kegiatan yang bersamaan memerlukan penerapan manajemen aset. Manajemen aset dalam hal ini melibatkan aset strategis wujud dan nir-wujud. Tujuan penelitian adalah untuk melakukan identifikasi makna O&P berbasis aset strategis sistem irigasi, membangun bentuk manajemen aset strategis O&P sistem irigasi serta memberikan saran pengembangan konsep baru sistem manajemen aset strategis O&P sistem irigasi. Penelitian dilakukan di beberapa daerah irigasi (DI) yang menjadi kewenangan pemerintah pusat (luas > 3.000 ha), pemerintah provinsi (luas > 1.000 ha), pemerintah kabupaten (luas < 1.000 ha). Masing-masing adalah: (a) Dl Bondoyudo (luas areal 11.793 ha) di Kabupaten Lumajang dan Jember, Jawa Timur; (b) Dl Sapon (luas 1.850 ha) di Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta; (c) Dl Pengasih Barat (luas 986 ha) di Kabupaten Kulon Progo,Yogyakarta; (d) Dl Sempu II (luas 187 ha) di Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Metode penelitian dilakukan melalui wawancara dan pengambilan data sekunder. Analisis data dibedakan menjadi 3 kelompok utama, yaitu: (a) analisis aset sumberdaya manusia; (b) analisis aset kelembagaan; (c) analisis prasarana fisik jaringan irigasi. Analisis prioritasi pengambilan keputusan prasarana fisik dan penilaian persepsi sumberdaya manusia menggunakan metode Analytical Hierarchy Proces (AHP) sedangkan analisis causal-loop hubungan kelembagaan dan hubungan antar aset sumber daya manusia menggunakan metode Structural Equation Method (SEM). Beberapa kesimpulan hasil penelitian yang diperoleh adalah: (i) Operasi dan pemeliharaan (O&P) sistem irigasi merupakan suatu rangkaian kerja irigasi pada suatu petakan lahan dengan pilihan tanaman disesuaikan kondisi kenyataan terkini (existing) neraca air lahan. Pilihan tanaman merupakan hasil transaksi antara penyedia air dengan petani wilayah irigasi agar dicapai kesepakatan yang saling menguntungkan antara pihak penyedia air dan petani pemanfaat air irigasi. Rangkaian kerja irigasi didukung oleh aset jaringan fisik irigasi dan untuk menjaga keberlanjutan prasarana fisik yang ada harus dilakukan pemeliharaan; (ii) O&P irigasi melibatkan berbagai aset strategis sistem irigasi untuk menghasilkan pelayanan air bagi pengguna tetapi bukan berbentuk suatu entitas; (iii) O&P berbasis manajemen aset strategis sistem irigasi melibatkan pemanfaatan secara bersama, terpadu, sinergi dan sepadan unsur-unsur aset strategis sistem irigasi berupa sumber air, jaringan, infrastruktur irigasi, aturan dan kelambagaan serta pendanaan yang dijalankan dengan benar atas dasar kesepakatan bersama antar pemantiku kepentingan (unsur SOM). O&P berbasis manajemen aset strategis sistem irigasi keberhasilan dan keberlanjutannya sangat ditentukan oleh peranserta aktif para pemangku kepentingan atas dasar kesepakatan riil maupun kesepakatan baku rancangbangun yang dibuat; (iv) aras pelayanan irigasi (Level of Service, LoS) merupakan suatu kumpulan baku operasional pelayanan pemanfaatan air irigasi yang harus dilakukan oleh pengelola setelah mendapat kesepakatan dari pengguna air irigasi. Aras pelayanan irigasi (LoS) merupakan gambaran kemampuan kinerja aset jaringan irigasi dan aset air untuk melayani petani. Gambc;ran kcmampuan kinerja aset diperoleh dari hasil inventarisasi aset sebagai bentuk portofolio; (v) LoS merupakan suatu entitas O&P yang mencocokkan ;:mtara kemampuan lembaga pengelola untuk melayani densan kebutuhan/keinginan konsumen atas dasar baku (standard) rancangan dibandingkan dengan aspirasi dari pihak pengguna; (vi) manajemen aset infrastruktur irigasi adalah prosedur bagaimana pihak pengelola melakukan analisls (harian, jangka menengah dan panjang) kondisi dan tungsi aset infrastruktur (jaringan) irigasi sebagai bagian dari optimalisasi aras pelayanan irigasi agar sesuai dengan baku rancangbangun; (vii) manajemen aset strategis O&P sistem irigasi merupakan suatu manajemen pelayanan produk, pelaksanaannya melalui proses transaksi antara pengelola air irigasi (Dinas SDA) sebagai pihak penyedia aset strategis air dengan petani yang memerlukan air bagi keberhasilan produksi komoditi pertanian yang dibudidayakannya. Petani (aset strategis manusia pelaksana usahatani) dalam memilih tanaman agar sesuai dengan tingkat ketersediaan air yang ada dibantu oleh petugas Dinas Pertanian sebagai aset strategis manusia sumber pengetahuan. Dinas SDA dalam melakukan penyediaan aset strategis air irigasi menggunakan bantuan teknologi prasarana fisik aset strategis jaringan irigasi. Adanya beberapa aset strategis yang terlibat dalam kegiatan O&P dikemas dalam manajemen aset strategis; (viii) aset manusia dan kelembagaan menjadi kunci utama penggerak dan keberhasilan manajemen aset strategis O&M sistem irigasi yang dipandu oleh peran kuratorial; (ix) bentuk manajemen aset strategis O&P sistem irigasi bersifat spesifik lokasi ditentukan oleh sifat aset sistem irigasi yang terbentuk oleh kondisi lingkungan termasuk regulasinya; (x) kespesifikasian konsep manajemen aset strategis O&P sistem irigasi akan berfungsi dengan baik dan berkelanjutan apabila melibatkan adanya peran kurator sistem irigasi.

Kata Kunci : operasi dan pemeliharaan, irigasi, analisis manajemen, aset

  1. S3-FTP-2010-AbiPrabowo-Abstract.pdf  
  2. S3-FTP-2010-AbiPrabowo-Bibliography.pdf  
  3. S3-FTP-2010-AbiPrabowo-Tableofcontent.pdf  
  4. S3-FTP-2010-AbiPrabowo-Title.pdf