PROFIL PETERNAK DAN KARAKTERISTIK TERNAK KERBAU RAWA BETINA YANG JADI PILIHAN PETERNAK DI KABUPATEN SAMOSIR SUMATERA UTARA
Sitanggang, Hetderita Inker Maris , Tety Hartatik, S.Pt., Ph.D
2010 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui profil peternak serta ciri eksterior kerbau rawa betina yang dipelihara peternak dan yang dipilih peternak untuk dipelihara di Kabupaten Samosir, Sumatera Utara. Penelitian dilakukan dengan cara survei dan pengukuran langsung. Data yang diambil berupa data kualitatif (data peternak dan data kerbau rawa betina) dan data kuantitatif (ukuran bagian-bagian tubuh kerbau rawa betina). Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peternak mulai beternak rata-rata umur 30 tahun dengan tingkat pendidikan mayoritas SD (47,75%) dan mata pencaharian utama petani (79,28%). Karakteristik kerbau rawa betina yang jadi pilihan peternak adalah warna kulit putih abu-abu, hitam dan putih; bentuk badan persegi panjang; bentuk kepala lonjong; telinga sedang dan panjang; tanduk pipih melengkung ke atas, bulat seperti bulan sabit dan pipih melengkung ke bawah; tanduk besar dan sedang; punggung melengkung, lurus dan kuat; rusuk cembung, sifat kebetinaan feminim, jinak dan tidak mudah terpengaruh; pangkal ekor sejajar garis punggung; ekor panjang; ambing besar dan sedang; letak puting tidak seimbang dan seimbang. Karakteristik kerbau rawa betina yang tidak sesuai dengan pilihan peternak adalah warna kulit putih, hitam dan bule; bentuk tanduk pipih melengkung ke atas dan pipih melengkung ke bawah. Ketidakseusaian pilihan peternak dengan kondisi kerbau rawa betina yang dimiliki didasarkan pada keinginan peternak untuk memelihara kerbau rawa betina dengan karakteristik yang baru. Karakteristik kerbau rawa betina yang dimiliki peternak sudah bagus dan dapat memberi produksi yang baik. Keinginan peternak untuk memelihara kerbau rawa betina dengan karakteristik yang baru didukung oleh faktor pendidikan dan pengetahuan tentang ciri kerbau rawa betina produktif yang belum tersosialisasi dengan baik. Kondisi ini dapat diatasi dengan cara pemberian pelatihan/kursus tentang pola pemeliharaan kerbau rawa pada peternak. Pelatihan/kursus diharapkan mampu meningkat pengetahuan peternak untuk mengembangkan kerbau rawa di Kabupaten Samosir Sumatera Utara. (Kata Kunci : Profil Peternak, Karakteristik Kerbau Rawa, Pilihan Peternak)
This research aims to know breeder profile and characteristics of swamp buffalo which is bred and chosen by the breeder in Samosir, Sumatra Utara. This research is conducted by survey and measuring directly to collect data. Data used to be analyzed is both qualitative data (breeder profiles and characteristics of female swamp buffalo) and quantitative data (measurements of female swamp buffalos body). Data obtained analysed descriptively. Research data showed that the mean breeders old average 30 years with the majority last education elementary school (47.75%) and the mains of livelihood as farmer (79.28%). Characteristics of swamp buffalo which is chosen by breeder is white, grey, black and albino skin colour; length square body; form of oblong head; medium ear and length; curved flat horn upward, circular like curved crescent and flat downwards; medium and big horn; curved back, strong and diametrical; convex flank, female of feminim, tame and not easy to affect; back line parallel tail jetty; length tail; medium and big udder; situation of uneven nipple and balance. Swamp buffalo characteristic which unmatched to breeder choice is white skin colour, black and albino; form of curved flat horn upward and curved flat downwards. Uncorrected breeder choice with condition of swamp buffalo owned based on desire of breeder to look after swamp buffalo with new characteristic. Swamp buffalo characteristic owned by breeder have been good and can give good production. Desire of breeder to look after swamp buffalo with new characteristic supported by education factor and knowledge about productive swamp buffalo characteristic which has not been socialization carefully. This condition can be overcome by the way of giving of pelatihan/kursus about keeping pattern of swamp buffalo at breeder. Course is expected can increase knowledge of breeder to develop swamp buffalo in Samosir Sumatera Utara. (Key Words : Breeder Profile, Swamp Buffalo Characteristic, Breeder Choice)
Kata Kunci : Profil Peternak, Karakteristik Kerbau Rawa, Pilihan Peternak