TINGKAT DEKOMPOSISI DAUN BEBERAPA JENIS TANAMAN KEHUTANAN
Fasis Mangku Wibowo, Suryo Hardiwinoto
1994 | Skripsi | S1 KEHUTANANPenelitian mengenai dekomposisi dari tujuh macam jenis daun tanaman kehutanan ini, dimulai dengan menimbang daun dari Acacia mangium, Pinus merkusii, Gliricidia maculata, Gmelina arborea, Melaleuca leucadendron, Paraserianihes falcataria dan Eucalyptus urophylla, dalam ukuran berat kering anginnya agar setara dengan 10 gram berat kering oven, yang selanjutnya diletakkan di Arboretum, Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, selama 6 bulan. Untuk mengetahui keadaan dekomposisinya, maka setiap bulan ditimbang berat kering ovennya. Tujuan dari penelitian yang dilakukan selama 6 bulan ini untuk mengetahui perbedaan keadaan dekomposisi masing-masing daun dengan membandingkan persen pengurangan berat keringnya. Rancangan penelitian yang digunakan adalah CRD (Completely Randomized Design), dengan 7 jenis daun sebagai perlakuan serta ulangan sebanyak 4 kali. Dari hasil pengamatan dan analisis hasilnya, ternyata perbedaan daun memberikan pengaruh yang nyata terhadap persen pengurangan berat keringnya. Daun Giricidia maculata mempunyai persen pengurangan berat kering yang terbesar (71,50%), selanjutnya diikuti Gmelina arborea ( 42,96%), Paraserianihes falcataria (42,57%), Eucalyptus urophylla - (36,50%), Acacia mangium (34,95%), Melaleuca leucadendron (24,65%) dan Pinus merkusii (23,62%).
Kata Kunci : Dekomposisi, daun, tanaman kehutanan