Laporkan Masalah

STUDI RUANG TERBUKA HIJAU DI KOTAMADIA MAGELANG

Herdinar Prasanti, Chafid Fandeli

1994 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Penelitian dilakukan di Kotamadia Hagelang . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persentase penu tupan lahan oleh tajuk pohon pada lima bentuk ruang terbuka hijau di Kotamadia Hagelang. Tujuan lainnya adalah untuk mengetahui keanekaragaman jenis, komposisi jenis, kelangkaan jenis dan kemiripan jenis pohon penyusun masing-masing ruang terbuka hijau . Hasil penelitian tentang Studi Ruang Terbuka Hijau di Kotamadia Magelang menunjukkan bahwa persentase penutupan tajuk pohon di kawasan hijau hutan kota Tidar sebesar 93,0593%. , kawasan hijau sepanjang jalan rays . sebesar 25,89g3%, kawasan hijau pertamanan sebesar 43,3380%, kawasan hijau sepanjang tepian sungai sebesar 60,389% dan kawasan hijau pekarangan rumah tinggal sebesar 0,4126%. Total persentase penutupan tajuk pohon pada lima bentuk ruang terbuka hijau di Kotamadia Hagelang adalah 5,1845%. Keanekaragaman jenis pohon penyusun ruang terbuka hijau yang tertinggi dicapai oleh kawasan hijau pertamanan dan yang terendah dicapai oleh kawasan hijau hutan kota Tidar . Kawasan hijau pertamanan dan kawasan hijau sepanjang tepian sungai mempunyai kemiripan jenis pohon yang tertinggi, sedangkan kawasan hijau hutan kota Tidar dan kawasan hijau pekarangan rumah tinggal mempunyai kemiripan jenis yang terendah. Kawasan hutan kota Tidar mempunyai kelangkaan jenis yang terendah dan kawasan hijau pekarangan rumah tinggal mempunyai kelangkaan jenis yang tertinggi. Komposisi jenis pohon penyusun ruang terbuka hijau di Kotamadia Hagelang dapat digoiongkari berdasarkan manfaatnya sebagai pohon penghasil kayu, buah, bunga dan daun serta sebagai pohon penghias ruang terbuka hijau karena tajuk dan bunganya yang indah. Pohon yang mendominasi adalah Pinas merkusii di kawasan hijau hutan kota Tidar, Pterocarpus indious di kawasan hijau sepanjang jalan raya, Ficus benjamins di kawasan hijau pertamanan, Cocos nucifera di kawasan hijau sepanjang tepian sungai dan Mangifera indica di kawasan hijau pekarangan rumah tinggal. Kesimpulan yang dapat diambil dari hasil penelitian tersebut adalah pada ruang terbuka hijau yang berbeda akan mempunyai kondisi jenis pohon yang berbeda pula.

Kata Kunci : Lanskap, ruang terbuka hijau, kotamadia Magelang

  1. S1-FKT-1994-67133-abstract.pdf  
  2. S1-FKT-1994-67133-bibliography.pdf  
  3. S1-FKT-1994-67133-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKT-1994-67133-title.pdf