PENGARUH PEMBERIAN DAUN KATU (Sauropus androgynus Merr) TERHADAP KADAR LEMAK DAN PROTEIN SUSU KAMBING PERANAKAN ETTAWA
Lelono, Yan Yogi , Ir. . Yustina Ynu Suranindyah , MS. Ph.D
2011 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian daun Katu terhadap kadar lemak dan protein susu pada induk kambing PE. Penelitian dilaksanakan di kandang kelompok peternak kambing perah di Dusun Kemirikebo, Girikerto, Turi, Sleman, menggunakan 8 ekor kambing PE pada awal laktasi. Perlakuan terdiri dari Kontrol (tanpa suplemen daun Katu) dan Perlakuan (diberi suplemen daun Katu). Pakan diberikan sebanyak 10% dari BB dalam Bahan Kering (BK). Hijauan dan konsentrat diberikan dengan perbandingan 90% : 10%. Suplementasi daun Katu diberikan dalam bentuk segar sebanyak 0,06% dari berat badan. Pemberian daun Katu dilakukan selama 8 minggu dimulai dari umur kebuntingan 4 bulan sampai 4 minggu setelah induk beranak. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji Independent Sample T-test. Variabel yang diamati adalah konsumsi pakan, produksi, kadar lemak dan kadar protein. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsumsi pakan, produksi susu, kadar lemak, kadar protein, produksi lemak dan protein susu antara perlakuan dan kontrol tidak berbeda nyata (P>0,05), konsumsi pakan kambing perlakuan dibanding kontrol menunjukkan 1,39 kg BK/hari vs 1,48 kg BK/hari; PK 0,23 kg/hari vs 0,25 kg/hari; TDN 0,92 kg/hari vs 0,98 kg/hari. Produksi susu 1324,67±608,99 ml/hari vs 1048,07±159,03 ml/hari; kadar lemak susu 4,37±0,64% vs 4,17±0,62%; kadar protein susu 3,55±0,43% vs 3,57±0,44%; produksi lemak 55,92±23,32 gram/hari vs 43,29±5,80 gram/hari dan produksi protein 48,78±25,68 gram/hari vs 36,99±3,92 gram/hari. Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa penambahan daun Katu sebanyak 0,06% dari berat badan tidak berpengaruh terhadap produksi susu, kadar lemak dan protein susu. (Kata kunci : Daun Katu, Kambing PE, Kadar lemak, Kadar protein)
This research aimed to investigate the effect of Katu leaves supplementation on milk fat and protein of Etawah crossed bred goat. The experiments was conducted at content Kemirikebo, Girikerto, Turi, Sleman, using eight goats. The goats were divided into 2 groups, those were control and treatment groups. Total dry matter feed added was 4% of the body weight. The control group was fed 90% forages and 10% concentrate. Treatment group was given the same feed as that in control group plus katu leaves as much as 0,06% of body weight. The treatment lasted for 8 weeks started at four months of pregnancy until four weeks after kidding. Data were analyzed with independent sample t-test. The data were collected for feed consumption, milk production, fat and protein content, fat and protein production. The data showed that feed consumption, milk production, fat content, protein content, fat production, and protein production were not significantly different between treatment and control groups (P>0.05), the average of feed consumption was 1,39 kg DM/d vs 1,48 kg DM/d; CP 0,23 kg/d vs 0,25 kg/d; TDN 0,92 kg/d vs 0,98 kg/d. Milk production 1324,67±608,99 ml/d vs 1048,07±159,03 ml/d; milk fat 4,37±0,64% vs 4,17±0,62%; milk protein 3,55±0,43% vs 3,57±0,44%; fat production 55,92±23,32 g/d vs 43,29±5,80 g/d and protein production 48,78±25,68 g/d vs 36,99±3,92 g/d. It was concluded that supplementation of Katu leaves did not give significant effect on fat and milk protein. (Keywords: Katu leaves, Etawah crossed bred, Fat content, Protein
Kata Kunci : Daun Katu, Kambing PE, Kadar lemak, Kadar protein)