Hubungan Partisipasi Partisipasi Pasangan Usia Subur (PUS) dalam Program Kampung KB dengan Keikutsertaan PUS dalam Penggunaan Kontrasepsi
VINA MK, dr. Tridjoko Hadianto, DTM&H, M.Kes
2019 | Tugas Akhir | D4 BIDAN PENDIDIK SVKampung Keluarga Berencana (KB) merupakan suatu program yang dicanangkan pemerintah untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat di tingkat kampung atau yang setara. Salah satu yang menjadi sasaran pelaksanaan program dan kegiatan di Kampung KB adalah Pasangan Usia Subur (PUS). Terdapat 5 (lima) indikator keberhasilan program Kampung KB, salah satunya yaitu terbinanya keikutsertaan ber-KB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara partisipasi PUS dalam program Kampung KB dan keikutsertaan PUS dalam penggunaan kontrasepsi. Penelitian ini menggunakan metode analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian ini adalah seluruh PUS yang ada di wilayah Dusun Tegiri II, teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah total sampling. Data yang digunakan adalah data sekunder yang didapatkan dari laporan kader setiap RT. Analisis data menggunakan uji statistik chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 61 PUS terdapat 60,7% yang berpartisipasi aktif dalam program Kampung KB dan 54,1% menggunakan kontrasepsi. Hasil uji analisis chi-square menunjukkan bahwa p-value yang didapatkan adalah 0,001 sehingga dapat disimpulkan bahwa ada hubungan yang signifikan antara partisipasi PUS dalam program Kampung KB dan keikutsertaan PUS dalam penggunaan kontrasepsi.
Family Planning Village is a program launched by the government to improve the quality of life of communities at the village level or equivalent. One of the targets activities of the program in the Family Planning Village was the eligible couple. There are 5 (five) success indicators of the Family Planning Village program, one of them is the establishment of Family Planning participation. This study aims to determine the relation between eligible couple participation in the Family Planning Village program and the participation of eligible couple in contraceptive use. This study uses an analytical method with a cross sectional design. The sample of this study was all eligible couples in the region of Dusun Tegiri II and the sampling technique used was total sampling. The data used is a secondary data which is taken from the report of cadre in each local area. Data analysis was using chi-square statistical test. The results show that from 61 of eligible couples there are 60,7% which are actively participate in the Family Planning Village program and 54,1% are using contraceptive method. The result of ¬chi-square analytical test shows that ¬the p-value is 0,001 so it can be concluded that there is a significant relation between eligible couple participation in the Family Planning Village program and the participation of eligible couple in contraceptive use.
Kata Kunci : Kampung KB, Pasangan Usia Subur (PUS), Kontrasepsi