Laporkan Masalah

PERAN TEKNOLOGI INFORMASI DAN KOMUNIKASI DALAM PENINGKATAN DAYA SAING INDUSTRI BATIK TULIS GIRILOYO DI DESA WUKIRSARI, KECAMATAN IMOGIRI, KABUPATEN BANTUL

HARISUDIN AFTA, Dr. Rini Rachmawati, S.Si., M.T.

2019 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Batik adalah produk asli Indonesia yang telah diakui secara internasional oleh UNESCO sebagai warisan budaya dunia. Hal tersebut membuat persaingan batik di Indonesia semakin kuat. Salah satu penghasil produk batik tulis di Indonesia yaitu sentra industri batik tulis Giriloyo yang terletak di Desa Wukirsari, Kecamatan Imogiri, Kabupaten Bantul. Pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di industri batik tulis Giriloyo sudah dilakukan, namun belum diketahui secara jelas peran TIK tersebut dalam peningkatan daya saing. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi pemanfaatan TIK dan peran TIK dalam peningkatan daya saing di industri batik tulis Giriloyo. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode kualitatif dan pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam, dokumentasi, serta observasi. Wawancara mendalam dilakukan pada informan di industri batik tulis Giriloyo yang dipilih dengan teknik snowball sampling. Pengolahan data dilakukan dengan triangulasi dari hasil wawancara mendalam dan kemudian didukung dengan data hasil dokumentasi serta observasi. Berdasarkan hasil penelitian dapat diketahui bahwa pemanfaatan TIK di industri batik tulis Giriloyo didominasi pada bidang pemasaran, sedangkan pada bidang sumberdaya manusia belum memanfaatkan TIK untuk pelatihan maupun rekrutmen pegawai. Peran TIK dalam peningkatan daya saing dikaitkan dengan model lima kekuatan kompetitif oleh Porter (1984) yang meliputi kekuatan tawar menawar pembeli, ancaman produk pengganti, kekuatan tawar menawar pemasok, ancaman pendatang baru, dan persaingan antar pesaing sejenis. Berdasarkan lima faktor tersebut menunjukkan bahwa TIK berperan dalam meningkatkan daya saing. Namun pada faktor ancaman produk pengganti, TIK tidak dapat digunakan pada bidang produksi karena justru akan mengancam keberadaan batik tulis.

Batik is an original product from Indonesia that has been admitted internationally by UNESCO as the worlds heritage. Thus makes batikas competition in Indonesia going stronger. One of batik craftsmen in Indonesia is batik tulis Giriloyo industrial central which located in Wukirsari Village, Imogiri Municipal, Bantul Regency. The utilization of information, communication, and technology (ICT) in batik tulis Giriloyo industrial central has been implemented, but the ICT utilization role in increasing competitiveness is still unknown. This research aims to identify the utilization of ICT in batik tulis Giriloyo industrial central and to identify ICT utilization role in increasing batik tulis Giriloyo competitiveness. Qualitative method is used in this research and data gathered by in-depth interview, documentation, and observation. In-depth interview done by selecting informants in batik tulis Giriloyo industrial central using snowball sampling. Those data are processed by triangulation from in-depth interview and supported by documentation and observation data. Research result shows that the ICT utilization in batik tulis Giriloyo industrial central is dominated in marketing division meanwhile the human resources division has not yet utilizing ICT. The role of ICT in increasing competitiveness is associated with the five competitive forces model by Porter (1984) which includes buyers bargaining power, threat of substitute products, supplier bargaining power, threats of new entrants, and competition among similar competitors. Based on these five factors indicate that ICTs play a role in increasing competitiveness. But on the threat factor of substitute products, ICTs cannot be used in the field of production because it will threaten the existence of batik tulis.

Kata Kunci : Batik Tulis Giriloyo, Competitiveness, Five Competitive Forces, ICT

  1. S1-2019-366216-abstract.pdf  
  2. S1-2019-366216-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-366216-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-366216-title.pdf