Laporkan Masalah

KAJIAN TIPOLOGI WILAYAH KEPESISIRAN UNTUK PENGEMBANGAN PARIWISATA ALAM DI KECAMATAN PANGGUL KABUPATEN TRENGGALEK

AHMAD HASRUL, Prof. Dr. Sunarto M.S

2019 | Skripsi | S1 GEOGRAFI LINGKUNGAN

Kecamatan Panggul merupakan salah satu kecamatan yang terletak di baratdaya Kabupaten Trenggalek. Kecamatan Panggul secara geografis terletak pada 111,4546o BT dan 8,2490o LS dengan luas wilayah Kecamatan Panggul yaitu 16.992,73 ha yang terdiri atas 17 desa dan 3 desa diantaranya yang berbatasan langsung dengan laut yaitu: Desa Nglebeng, Wonocoyo, dan Besuki. Ketiga Desa ini merupakan kawasan yang paling produktif untuk potensi sumberdaya alamnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tipologi dan karakteristik wilayah kepesisiran di Kecamatan Panggul khususnya di 3 desa tersebut serta mengidentifikasi arah pengembangan pariwisatanya, dengan menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif yang kemudian dikompilasikan dan dianalisis secara spasial. Hasil penelitian menunjukkan wilayah Desa Besuki merupakan wilayah didominasi bentuklahan karst, memiliki tipologi pesisir erosi darat (Land Erosion Coasts) dan erosi gelombang (Wave Erosion Coasts) kawasan pesisir Besuki ini merupakan kawasan yang berbukit, sehingga dapat dimanfaatkan sebagai kawasan wisata panorama alam. Desa Wonocoyo yang wilayahnya didominasi oleh tipologi pesisir endapan marin (Marine Deposition Coasts), sehingga memiliki wilayah pesisir berpasir ini dapat diperuntukkan sebagai wilayah wisata alam pantai dan juga terdapat kawasan konservasi penyu yang dapat dijadikan sebagai wisata ilmu pengetahuan yaitu mengenai habitat dan perkembangbiakan penyu. Desa Nglebeng merupakan wilayah yang didominasi oleh tipologi endapan marin (Marine Deposition Coasts) dan pesisir struktural (Structurally Shaped coast), memiliki wilayah pesisir struktural yang terdapat sea stack, sea cave, dan sea arch, memiliki pantai berpasir hitam dan putih, dapat diperuntukkan sebagai wisata alam pantai dan panorama alam/perbukitan.

Panggul District is one of the sub-districts located in the southwest of Trenggalek Regency. The Panggul sub-district is geographically located at 111.4546o BT and 8.2490o LS with the total area of Panggul District, which is 16,992.73 ha which consists of 17 villages and 3 villages which are directly adjacent to the sea, namely: Nglebeng, Wonocoyo, and Besuki Villages. These three villages are the most productive areas for their natural resource potential. This study aims to determine the typology and characteristics of coastal areas in Panggul District, especially in the 3 villages and identify the direction of tourism development, using quantitative and qualitative descriptive methods which are then compiled and analyzed spatially. The results showed that the area of Besuki Village is a region dominated by karst fields, has a land erosion coastal typology and the wave erosion of the Besuki coastal area is a hilly area, so it can be used as a natural panorama tourist area. Wonocoyo Village, whose territory is dominated by marine deposition coast typology (Marine Deposition Coasts), so that this sandy coastal area can be designated as a coastal natural tourism area and there is also a turtle conservation area that can be used as a science tourism that is about habitat and turtle breeding. Nglebeng Village is an area dominated by marine deposition coast (Marine Deposition Coasts) and structural coast (Structurally Shaped coast), has structural coastal areas that have sea stack, sea cave, and sea arch, has black and white sandy beaches, can be designated as natural beach tourism and natural / hilly panorama.

Kata Kunci : Kesesuaian Lahan, Morfologi, pariwisata, tipologi wilayah pesisir, penggunaan lahan/Coastal typology, landform, land suitability, morphology, tourism

  1. S1-2019-347326-abstract.pdf  
  2. S1-2019-347326-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-347326-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-347326-title.pdf