Laporkan Masalah

Kapasitas Kelembagaan Badan Usaha Milik Desa dalam Merumuskan Kebijakan dan Strategi (Studi pada BUM Desa Amarta, Pandowoharjo, Sleman)

ANNISA DWI MEI SURYANI, Dr. Ratminto, M.Pol.Admin.

2019 | Skripsi | S1 MANAJEMEN DAN KEBIJAKAN PUBLIK

Sebagai respon terhadap perkembangan paradigma pelayanan publik, Indonesia membentuk BUM Desa sebagai salah satu aktor perpanjangan tangan pemerintah dengan harapan pelayanan yang diberikan kepada masyarakat dapat sesuai dengan kebutuhan. Namun BUM Desa seringkali mengalami kegagalan pengelolaan sehingga tidak dapat bertahan hidup. Perumusan kebijakan dan strategi merupakan salah satu kegiatan yang berperan penting terhadap adaptabilitas organisasi. Skripsi ini bertujuan untuk menganalisis kapasitas kelembagaan BUM Desa Amarta, Pandowoharjo, Sleman dalam merumuskan kebijakan dan strategi sebagai salah satu contoh best practices pengelolaan BUM Desa di Indonesia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Penilaian kapasitas dalam penelitian ini mengacu pendapat yang dikemukakan oleh UNDP. Menurut UNDP, kapasitas dipengaruhi oleh empat isu pokok yaitu isu susunan kelembagaan, akuntabilitas, kepemimpinan, dan pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BUM Desa Amarta memiliki kapasitas yang baik dalam merumuskan kebijakan dan strategi organisasi. Pada isu kelembagaan, BUM Desa Amarta sudah memiliki berbagai pedoman yang memadai dalam merumuskan kebijakan dan strategi. Begitu juga di isu akuntabilitas, diketahui bahwa sudah ada mekanisme yang menunjukkan bahwa BUM Desa Amarta mampu mempertanggungjawabkan kinerjanya kepada pihak kepentingan, hanya saja mekanisme tersebut belum berjalan dengan efektif. Sedangkan pada isu kepemimpinan diketahui bahwa para manajer BUM Desa Amarta sudah mampu menciptakan lingkungan kerja yang baik bagi anggota organisasi, tetapi hubungan kekeluargaan yang terlalu tinggi menyebabkan organisasi menjadi kurang optimal dalam menjalankan fungsinya. Pada isu pengetahuan, anggota BUM Desa Amarta sudah mampu menginterpretasikan kemampuan dan kebutuhan serta interelasi komponen organisasi sehingga pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan cermat.

In response to the development of the public service paradigm, Indonesia formed BUM Desa as one of the actors in the governments extension in the hope that the services provided to the community could be in accordance with their needs. But BUM Desa often experiences management failures so it cannot survive. Policy and strategy formulation is one of the activities that play an important role in the adaptability of the organization. This thesis aims to analyze institutional capacity of BUM Desa Amarta, Pandowoharjo, Sleman in formulating policies and strategies as an example of best practices in BUM Desa management in Indonesia. This study uses qualitative methods with a case study approach. Data collection is done by interview, observation, and documetation. Capacity assessment in this study refers to the opinions expressed by UNDP. According to the UNDP, capacity is influenced by four core issues, namely the issue of institutional arrangement, accountability, leadership, and knowledge. The results showed that BUM Desa Amarta had good capacity in formulating organizational policies and strategies. Likewise in the issue of accountability, it is known that there is already a mechanism shows that BUM Desa Amarta is able to account for its performance to stakeholders, only that the mechanism has not been effective. Whereas on the leadership issue it is known that BUM Desa Amarta managers have been able to create a good working environment for members of the organization, but a human relation that is too high causes the organization to be less optimal in carrying its function. On the issue of knowledge, members of BUM Desa Amarta have been able to interpret the capabilities and needs, and interrelations of organizational components so that decision making can be done carefully.

Kata Kunci : Kapasitas Kelembagaan, BUM Desa, Best Practices, Kebijakan dan Strategi

  1. S1-2019-384085-abstract.pdf  
  2. S1-2019-384085-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-384085-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-384085-title.pdf