PARTISIPASI TENAGA KERJA WANITA DALAM KEGIATAN AGROINDUSTRI SALAK SKALA KECIL DAN RUMAH TANGGA DI KECAMATAN TURI
TEGAR PRAJNA P, Dr. Estuning Tyas Wulan Mei, M.Si.
2019 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHKecamatan Turi merupakan kecamatan yang menghasilkan produksi buah salak terbanyak di Kabupaten Sleman (70,4% dari keseluruhan produksi di Kabupaten Sleman). Kegiatan agroindustri salak skala kecil dan rumah tangga di kecamatan inipun tidak luput dari keterlibatan tenaga kerja wanita. Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi jenis-jenis agroindustri salak berdasarkan kepemilikan usahanya, serta (2) mengidentifikasi karakteristik demografi dan sosial ekonmi tenaga kerja wanita, bentuk partisipasi dalam kegiatan agroindustri menurut status pekerjaan dan jenis kegiatan, serta motivasi yang mendasari adanya partisipasi tersebut, dan (3) mengkaji besarnya kontribusi yang mampu diberikan tenaga kerja wanita dari kegiatan agroindustri salak terhadap pendapatan rumah tangga. Jumlah tenaga kerja wanita agroindustri salak di Kecamatan Turi tercatat sebanyak 30 orang sehingga dalam pengambilan data dilakukan teknik sensus dengan wawancara semi-terstruktur. Metode yang digunakan untuk mencapai tujuan adalah statistik deskriptif, yaitu tabulasi silang dan tabel distribusi frekuensi dengan teknik analisis deksriptif-kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jenis agroindustri salak di Kecamatan Turi didominasi oleh usaha agroindustri yang dimiliki oleh perseorangan dan dijalankan tanpa bantuan pekerja. Bentuk partisipasi berdasarkan status pekerjaan pun didominasi oleh mereka yang menjadikan pekerjaan agroindustri sebagai pekerjaan sampingan. Selain itu, partisipasi secara aktif ditunjukkan pada kegiatan produksi dibandingkan kegiatan pra produksi dan pasca produksi oleh seluruh tenaga kerja wanita, baik oleh pemilik, pekerja, maupun kelompok. Motivasi yang mendominasi keputusan tenaga kerja wanita ini adalah keinginan untuk mengisi waktu luang serta adanya pelatihan pengolahan salak. Sebagian besar tenaga kerja wanita ini juga mampu berkontribusi terhadap pendapatan rumah tangganya sebesar 20% hingga 40%.
Turi District produces the most salak fruit production in Sleman Regency (70,4% of total production). The activities of small and household scale salak fruit agroindustries cannot be separated from the participation of women's labor. This study aims to (1) identify the types of salak fruit agroindustries based on its business ownership and (2) to identify the forms of women's labor participation in the activities of agroindustry, the characteristics of women's labor, and motivations that lead to such participation, and also (3) to identify the contributions which are able to given by women's labor from salak fruit agroindustry activities to their household income. The number of women's labor in salak fruit agroindustries in Turi District was 30 people so that the census technique was used in the data collection with semi-structured interviews. The method used to achieve the goals is the descriptive statistics, such as cross-tabulations and frequency distribution tables with descriptive-qualitative analysis technique. The results showed that the type of salak fruit agroindustries in Turi District is dominated by agroindustries that was owned by individuals and carried out without the help of workers. The form of participation based on employment status was dominated by those who made the work of agroindustry as a side job. In addition, active participation is shown in production activities compared to pre-production and post-production activities by all women, both by owners, workers, and groups. The motivations that dominate the decisions of woman's labor is the desire to fill their free time and the existence of training in processing salak fruit held by certain parties. Most of women's labor is also able to contribute to their household income by 20% to 40%.
Kata Kunci : partisipasi, tenaga kerja wanita, agroindustri salak