PERLAWANAN PETANI TEMBAKAU (Studi Kasus Strategi Perlawanan Petani Tembakau terhadap Regulasi Pengendalian Tembakau di Daerah Istimewa Yogyakarta)
ANGGA HERTOMI, Longgina Novadona Bayo, S.I.P., M.A.
2019 | Skripsi | S1 POLITIK DAN PEMERINTAHANPerlawanan petani tembakau di Daerah Istimewa Yogyakarta khususnya di Sleman dan Bantul ini berawal dari munculnya wacana regulasi terkait pengendalian tembakau baik di level internasional, nasional, maupun daerah. Perlawanan yang dilakukan diwadahi oleh Koalisi Nasional Penyelamatan Kretek (KNPK) sebagai organisasi yang berdiri sebagai bentuk dukungan atas perjuangan petani tembakau. Penelitian ini menggunakan teori strategi gerakan sosial dengan metode penelitian kualitatif dimana data primer didapat dari wawancara langsung dengan narasumber yang dianggap relevan dan mempunyai informasi yang valid terkait penelitian ini. Kemudian penulis juga menggunakan data sekunder untuk mengetahui seperti apa strategi yang digunakan dalam upaya menggagalkan regulasi-regulasi yang dianggap merugikan petani. Hasil dari penelitian ini menggambarkan bahwa dalam upaya perlawanan yang dilakukan, petanitembakau dalam wadah KNPK menggunakan dua strategi utama yang strategi konvensional dengan turun kejalan sebagai upaya memberikan tekanan kepada pemangku kebijakan. Strategi kedua yang digunakan adalah strategi non-konvensional yaitu guna mencari dukungan pihak eksternal. Perlawanan memang tidak sepenuhnya berhasil namun telah berhasil menunda pengesahan beberapa regulasi terkait tembakau dan produk turunannya hingga beberapa tahun.
Tobacco farmer’s resistance in the Special Region of Yogyakarta particulary in Sleman and Bantul Regency began with the emergence of regulatory discourse related to controltobacco at international, national and regional levels. The resistance conducted by the Koalisi Nasional Penyelamatan Kretek (KNPK) asorganization that stands as a form of support for the struggle of tobacco farmers. This study used theory of social movement strategy by qualitative method, where primary data is obtained from direct interviews with informants who are considered relevant and have valid information related to this research. Then author also used secondary data to know what strategy used by tobacco farmers to change regulations that harm tobacco farmers. The results of this study illustrate that in an effort to resist what was done, tobacco farmers in the KNPK forum used two strategies. The main conventional strategy was to go down the road as an effort to give pressured on policy makers. The second strategy used is strategy non-conventional, namely by seeking the support of external parties. Effort resistance did not fully succeed, but at least it succeeded in delaying the adoption of several regulations relating to tobacco and its derivative products up to several years.
Kata Kunci : Perlawanan Petani, Petani Tembakau, Daerah Istimewa Yogyakarta