PENGARUH DESENTRALISASI FISKAL TERHADAP TINGKAT KESEHATAN MASYARAKAT: STUDI ANGKA KEMATIAN BAYI DI PROVINSI ACEH, PERIODE 2010-2017
ZULFA RIZQI AISYAH, Dr. Evi Noor Afifah, S.E., M.S.E.
2019 | Skripsi | S1 ILMU EKONOMIPenelitian ini berfokus pada analisis pengaruh desentralisasi fiskal terhadap kesehatan masyarakat di Provinsi Aceh pada 2010-2017. Sampel penelitian ini merupakan 23 kabupaten�kota di Aceh dengan periode waktu selama delapan tahun sehingga membentuk jumlah observasi sebanyak 184 data. Desentralisasi fiskal dilihat menggunakan dua indikator yakni derajat desentralisasi fiskal dan vertical fiscal imbalance, sedangkan tingkat kesehatan masyarakat dilihat melalui angka kematian bayi. Dengan menggunakan analisis regresi data panel melalui pendekan fixed effect model, penelitian ini menunjukkan bahwa desentralisasi fiskal berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kesehatan masyarakat. Derajat desentralisasi fiskal memiliki hubungan negatif signifikan dengan angka kematian bayi, sedangkan vertical fiscal imbalance memiliki hubungan positif dengan angka kematian bayi. Kata Kunci: desentralisasi fiskal, derajat desentralisasi fiskal, vertical fiscal imbalance, angka kematian bayi, dan fixed effect model.
This study focuses on analyzing the effect of fiscal decentralization on public health in Aceh Province in 2010-2017. The sample of this study was 23 regencies in Aceh with a period of eight years, forming a total of 184 data observations. Fiscal decentralization is seen using two indicators, the degree of fiscal decentralization and vertical fiscal imbalance, while the level of public health is seen through infant mortality. By using fixed effect regression models, this study shows that fiscal decentralization has a significant effect on improving public health. The degree of fiscal decentralization has a significant negative relationship with infant mortality, while the vertical fiscal imbalance has a positive relationship with infant mortality.
Kata Kunci : desentralisasi fiskal, derajat desentralisasi fiskal, vertical fiscal imbalance, angka kematian bayi, dan fixed effect model.