Laporkan Masalah

Pengaruh Bangsa Terhadap Berat Lahir dan Ukuran Tubuh Pedet Sapi Peranakan Ongole dan Sapi Brahman Cross di Sentra Peternakan Rakyat Maju Sejahtera Lampung Selatan, Lampung

EXA SYAFRIE RACHMAN, Prof. Dr. Ir. Sumadi, MS., IPU. ; Prof. Dr, Ir. Endang Baliarti, SU.

2019 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh bangsa terhadap berat lahir dan ukuran tubuh pedet di Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Bangsa sapi yang dibandingkan adalah bangsa sapi Peranakan Ongole (PO) dan sapi Brahman Cross (BX). Materi yang digunakan adalah data recording 60 ekor induk dan 60 ekor pedet Sapi PO dan Sapi BX, meliputi tanggal lahir, umur induk, berat lahir, jenis kelamin, panjang badan, lingkar dada, dan tinggi gumba yang berasal dari Sentra Peternakan Rakyat (SPR) Maju Sejahtera. Parameter yang di teliti meliputi berat lahir, jenis kelamin, panjang badan, lingkar dada, dan tinggi gumba dianalisis menggunakan Microsoft Excel dan diuji dengan uji beda T. Pedet yang digunakan berjumlah 120 ekor pedet sapi PO dan BX. Pedet sapi PO yang digunakan terdiri atas 21 ekor pedet jantan dan 39 ekor pedet betina. Pedet sapi BX yang berjumlah sama terdiri dari 33 ekor pedet jantan dan 27 ekor pedet betina. Hasil penelitian yang diperoleh berat lahir dan ukuran tubuh yaitu berat lahir terkoreksi sapi PO sebesar 24,90 kg dan sapi BX sebesar 27,98 kg. Panjang badan terkoreksi sapi PO sebesar 50,81 cm dan sapi BX sebesar 54,39 cm. Tinggi gumba terkoreksi sapi PO sebesar 62,43 cm dan sapi BX sebesar 66,94 cm. Lingkar dada terkoreksi sapi PO sebesar 69,14 cm dan sapi BX sebesar 80,79cm. Bangsa sapi berpengaruh terhadap berat lahir dan ukuran tubuh pedet. Bangsa sapi BX lebih besar dibandingkan dengan sapi PO.

This study aimed to determine the influence of the breed on calf birth weight and body size in Tanjung Sari District, South Lampung Regency, Lampung Province. Compared cattle are the nation of Ongole Breeds (PO) and Brahman Cross (BX) cattle. The material used was recording data of 60 mains and 60 calves PO and Cattle BX, including birth date, parent age, birth weight, gender, body length, chest circumference, and height of hump originating from the Center for Animal Husbandry Maju Sejahtera. Parameters examined included birth weight, gender, body length, chest circumference, and height of the hump were analyzed using Microsoft Excel and tested with different T tests. The calves used were 120 cow calves PO and BX. PO calves used consisted of 21 male calves and 39 female calves. The same amount of BX beef calf consists of 33 male calves and 27 female calves. The results obtained by birth weight and body size were PO corrected birth weight at 24.90 kg and BX cattle at 27.98 kg. Corrected body length of PO cattle was 50.81 cm and BX cattle were 54.39 cm. The wither corrected by PO cattle was 62.43 cm and BX cattle were 66.94 cm. Hearth girth corrected by PO cattle was 69.14 cm and beef BX was 80.79 cm. Influential cows were affected by calf weight and body size. BX cattle are bigger than PO cattle.

Kata Kunci : Pengaruh bangsa, Berat lahir, Ukuran tubuh pedet, SPR

  1. S1-2019-362508-abstract.pdf  
  2. S1-2019-362508-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-362508-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-362508-title.pdf