Laporkan Masalah

PENGARUH PENYUNTIKAN PROSTAGLANDIN F 2 a ANALOG PADA KAMBING BETJNA PERANAKAN ETAWAH TERHADAP AKTIVITAS BIRAIII DAN STATUS FISIOLOGIS

Suprapto, Ir. Ismaya, M.Sc.

1997 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh penyuntikan PGF2f( analog terhadap aktivitas birahi dan status fisiologis pada kambing betina Peranakan Etawah (PE). Penelitian ini dilaksanakan di Laboratorium Ternak Perah Fakultas Peternakan UGM. Materi yang digunakan adalah 15 ekor kambing betina PE berumur antara 10 sampai 72 bulan. Data yang diambil meliputi; persentase ternak birahi, lama birahi, waktu timbulnya birahi , respirasi , denyut jantung dan temperatur rektal. Data yang diperoleh dianalisis dengan uji - t untuk respirasi , denyut jantung dan temperatur rektal, untuk waktu timbulnya birahi dan lama birahi dihitung rata-rata dan standar deviasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase ternak birahi 60 %, rata-rata waktu timbulnya birahi 33,00 ± 10,17 jam, dan lama birahi 23,44 ± 4,56 jam. Ratarata respirasi , denyut jantung dan temperatur rektal setelah penyuntikan PGF2a analog berturut-turut adalah 30,08 ± 6,40 kali/menit, 76,20 ± 4,46 kali/menit dan 39,08 ± 0,48 °C. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penyuntikan tunggal PGF2a analog pada kambing betina PE akan berakibat birahi pada sebagian ternak sedangkan status fisiologisnya tidak mengalami perubahan. ( Kata kunci: Kambing Peranakan Etawah, Prostaglandin F2a Analog , Status Fisiologis)

The research was done to study the effect of prosta- glandin F2a analogue injection on oestrus activity and physiological states of Etawah Crossbred Goats. The research had been done at Dairy Science Laboratory , Faculty of Animal Husbandry Gadjah Mada University. Fifteen Etawah Crossbred Goats range between 10 up to 72 month old were used. The observed parameters were percentage of oestrus, the onset of oestrus , the duration of oestrus, respiration, pulsus and rectal temperature. The student-t test was used to analze respiration, pulsus and rectal temperature data. The onset of oestrus and the duration of oestrus were averaged. The result showed that the percentage of oestrus was 60 %, means of the onset of oetrus and the duration of oestrus were 33,00 ± 10,17 hours and 23,4 ± 4,56 hours. The average of respiration , pulsus and rectal temperature after injection of PGF2a analogue were 30,08 ± 6,40 times/minute, 76,20 ±* 4,46 times/minute and 39,08 ± 0,48 °C. The result indicated that injection of PGF2a analogue resulted 60 % oestrus goats and there was no significant on physiological states. (Key words: Etawah Crossbred Goat , Prostaglandin F2a Analogue, Physiological States).

Kata Kunci : Kambing Peranakan Etawah, Prostaglandin F2a Analog , Status Fisiologis

  1. S1-FPT-1997-Suprapto-Abstract.pdf  
  2. S1-FPT-1997-Suprapto-Bibliography.pdf  
  3. S1-FPT-1997-Suprapto-Tableofcontent.pdf  
  4. S1-FPT-1997-Suprapto-Title.pdf