Perlindungan Hukum Bari Penerima Waralaba Dalam Perjanjian Waralaba Alfamart
Indira Putrisari Fatikha, Taufiq El Rahman, S.H., M.Hum.
2019 | Skripsi | S1 HUKUMPenelitian dalam penulisan hukum ini dilakukan untuk mengetahui apakah anatomi perjanjian waralaba Alfamart sudah sesuai dengan anatomi perjanjian yang baik dan benar, dan untuk mengetahui apakah kepentingan penerima waralaba sudah terlindungi dalam perjanjian waralaba Alfamart. Penelitian hukum ini menggunakan penelitian yang bersifat yuridis empiris. Jenis penelitian yang dilakukan berupa kepustakaan dan lapangan untuk memperoleh data primer dan data sekunder. Cara yang digunakan untuk mengumpulkan data tersebut adalah studi pustaka dan wawancara kepada responden. Hasil penelitian ini dianalisis secara kualitatif dan dipaparkan secara deskriptif. Terdapat 2 (dua) kesimpulan yang dapat diambil dari penelian ini. Pertama, anatomi perjanjian waralaba Alfamart belum sepenuhnya sesuai dengan anatomi perjanjian yang baik dan benar, karena masih terdapat bagian-bagian dari perjanjian yang dicantumkan tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta pemilihan kata-kata yang tidak tepat. Kedua, Perjanjian Waralaba Alfamart melindungi kepentingan penerima waralaba meskipun hak dan kewajiban antara pemberi waralaba dan penerima waralaba dalam perjanjian tersebut tidak seimbang.
The research in legal writing was conducted to find out whether the anatomy of the Alfamart franchise agreement was in accordance with the anatomy of a good and correct agreement, and to find out whether the interests of the franchisee were protected in the Alfamart franchise agreement. This legal research uses juridical empirical research. The type of research carried out in the form of literature and field to obtain primary data and secondary data. The method used to collect the data is library research and interviews with respondents. The results of this study were analyzed qualitatively and presented descriptively. There are two conclusions that can be drawn from this research.First, the contract anatomy is not in accordance with good and proper anatomy of contract, due to some parts of contract provisions are not in line with regulations and there are some words that are not proper. Second, the franchise contract had protected the interests of franchisee, although there is skill imbalance in the right and obligation between franchisor and franchisee.
Kata Kunci : Perjanjian Waralaba, Perlindungan Hukum Bagi Penerima Waralaba