TINGKAH IAKU PENELURAN PADA AYAM KAMPUNG LEGUND, WALIK, NORMAL
Suyanto, Dr.Ir. Jafendi H. Purba Sidadolog
1997 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKANPenelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkah laku peneluran pada ayam kampung (Legund , Walik , Normal) < hubungannya dengan total produksi. Sepuluh ekor ayam kampung Legund , 10 ekor ayam kampung Walik dan 10 ekor ayam kampung Normal digunakan dalam penelitian ini. Pengelompokan ayam disesuaikan dengan kondisi bulunya daiam kandang berbentuk sangkar. Tiap kandang dilengkapi dengan tempat pakan, tempat minum dan sarang untuk bertelur. Data yang dikumpulkan dalam penelitian ini , adalah produksi telur total , produksi telur per periode peneluran , lama periode peneluran, lama istirahat bertelur, clutch, intensitas peneluran dan interval seri. Data yang diperoleh dianalisis dengan analisis pola searah dan pola faktorial serta jika terdapat perbedaan dilanjutkan dengan uji Duncan’ s Multiple Range Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produksi telur , jumlah telur per periode produksi , jumlah periode produksi, intensitas peneluran , interval seri dan berat telur pada ketiga bangsa ayam kampung menunjukkan perbedaan yang tidak nyata. Pada beberapa tingkat periode produksi , produksi telur total , produksi telur per periode produksi dan lama periode peneluran tidak menunjukkan perbedaan. Lama istirahat bertelur ayam kampung yang memiliki periode produksi 2 kali lebih lama dibanding tingkat periode yang lain (3,4,5 dan 6 kali) (P<0,05). Interval peneluran pada tingkat clutch yang berbeda menunjukkan perbedaan yang sangat nyata ,ti?<0,01). Pada bangsa yang berbeda interval peneluran —ylfienunjukkan perbedaan yang nyata (P<0,05). Ayam Walik mempunyai inter- val peneluran yang lebih pendek dibanding ayam Legund dan Normal. P Kata kunci : Ayam kampung , Produksi telur , Periode produksi, Periode peneluran. Lama istirahat bertelur. Clutch.
This experiment was conducted to study laying behaviour of native chicken (Hacked Neck , Frizzle Fowl , Normal) . Thirty native hen were use in this experiment by < 10 Naked Neck , 10 Frizzle Fowl and TO Normal hen were reared intensively in the get away cages. Data of total egg production, egg weight, pause of laying , laying period , clutch , laying intensity and laying interval were collected. All of them were analyzed by Completely Randomized Design one way classification, cross classification and if differences were found then continued with Duncan’s Multiple Range Test. The result showed that egg production, egg weight , pause of laying and laying period were not significant. Total egg production and laying period on level production were not significant^ too. Production period on two level had pause of laying per production period longer than 3, 4, 5 and 6 level (Pc.05). Laying interval on different clutch showed very significant (P<.01) and significant for rank on native chicken (Nacked Neck , Frizzle Fowl , Normal) (Pc.05). Frizzle Fowl had laying interval shorter than Native Neck and .Normal hen. Key Words : Native chicken. Egg production, Production period , Laying period. Pause of laying. Clutch.
Kata Kunci : Ayam kampung , Produksi telur , Periode produksi, Periode peneluran. Lama istirahat bertelur. Clutch.