Laporkan Masalah

KEBIJAKAN JAMINAN KESEHATAN PENYANDANG DIFABILITAS FISIK DI KOTA YOGYAKARTA

Sri Rejeki, Prof. Dr. Partini, S.U.

2019 | Skripsi | S1 SOSIOLOGI

Jaminan Kesehatan Khusus (Jamkesus) merupakan salah satu program layanan kesehatan yang secara khusus menjamin kebutuhan dasar kesehatan penyandang difabilitas di Daerah Istimewa Yogyakarta. Layanan Jamkesus terdiri dari paket layanan kuratif, promotif-preventif, rehabilitatif, dan reparasi serta penyediaan alat bantu. Penelitian ini pada dasarnya bertujuan untuk mengetahui kebijakan jaminan kesehatan bagi penyandang difabilitas fisik di Kota Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif deskriptif dalam menjelaskan kebijakan jaminan kesehatan bagi penyandang difabilitas fisik. Sumber data dalam penelitian berupa data primer dan data sekunder. Dalam memperoleh data primer dilakukan melalui observasi, wawancara kepada Dinas Sosial dan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta, dan penyandang difabilitas fisik. Sumber data sekunder diperoleh dari dokumen, buku, dan internet yang memuat isu-isu difabel dalam bidang kesehatan. Dalam menjelaskan mengenai kebijakan Jaminan Kesehatan Khusus dilihat dari level struktur dasar, institusi sosial dan penyandang difabilitas fisik sebagai penerima manfaat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan jaminan kesehatan difabel fisik memiliki prosedur pengajuan yang tidak ramah difabel. Dalam penyelenggaraan Jamkesus terdapat ketidaktahuan pemerintah kota dan penyandang difabilitas. Pemerintah tidak memiliki data untuk mengidentifikasi jenis-jenis difabilitas sehingga pendekatan yang digunakan dalam kebijakan tidak tepat sasaran. Sedangkan penyandang difabilitas tidak mengetahui cara mengakses Jamkesus karena tidak memiliki pengetahuan yang memadai.

Special Health Insurance (Jamkesus) is one of the health care programs that specifically guarantees the basic health needs of persons with disabilities in the Special Region of Yogyakarta. The Jamkesus service consists of a package of curative, promotive-preventive, rehabilitative and reparation services and the provision of assistive devices. This research basically aims to determine the health insurance policy for persons with physical disabilities in the Yogyakarta City. This study uses descriptive qualitative research methods in explaining health insurance policies for persons with physical disabilities. Sources of data in the study in the form of primary data and secondary data. In obtaining primary data through observation, interviews with the Social Service and Health Office of Yogyakarta City, and persons with physical disabilities. Secondary data sources are obtained from documents, books, and the internet that contain diffable issues in the health sector. In explaining the Special Health Insurance policy seen from the basic structure level, social institutions and persons with physical disabilities as beneficiaries. The results of the study indicate that the policy of physical disability health insurance has a procedure that is not friendly to disabled people. In the implementation of the Jamkesus there was ignorance of the city government and persons with disabilities. The government does not have the data to identify types of diffability so that the approach used in policy is not on target. While persons with disabilities do not know how to access the Jamkesus because they do not have sufficient knowledge.

Kata Kunci : Difabel fisik, Jaminan Kesehatan Khusus, Keadilan Sosial/Physical disability, Special Health Insurance, Social Justice

  1. S1-2019-378729-abstract.pdf  
  2. S1-2019-378729-bibliography.pdf  
  3. S1-2019-378729-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2019-378729-title.pdf