Pengaruh Penyuluhan dengan Metode Ceramah dan Pemberian Leaflet terhadap Peningkatan Pengetahuan tentang Antibiotik pada Masyarakat
ANNISA UTAMI, Dr. Dwi Endarti, M.Sc., Apt
2019 | Skripsi | S1 FARMASIAntibiotik merupakan obat yang sering diresepkan oleh dokter. Penggunaan antibiotik secara tidak tepat menyebabkan resistensi yang menjadi salah satu permasalah dunia. Salah satu upaya untuk mencegah resistensi adalah memberikan informasi melalui pemberian penyuluhan dengan metode ceramah dan pemberian leaflet terkait penggunaan antibiotik yang benar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat pengetahuan masyarakat tentang antibiotik, pengaruh penyuluhan terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang antibiotik, serta hubungan antara karakteristik dengan tingkat pengetahuan masyarakat tentang antibiotik. Jenis penelitian yang digunakan adalah pre-eksperimental design dengan studi One Group Pretest-Posttest Design, yaitu penelitian yang menggunakan kelompok perlakuan tanpa kelompok kontrol. Penelitian ini dilakukan pada bulan Oktober-Desember 2018 di 4 tim penggerak PKK yang ada di Kecamatan Mergangsan dengan 82 responden. Data diambil dari pengisian kuesioner dengan 20 pernyataan yang sudah diuji validitasnya. Pengambilan data dilakukan sebelum, sesaat, dan sebulan setelah penyuluhan. Analisis data yang digunakan yaitu analisis deskriptif dan analisis bivariat dengan uji Kolmogorov Smirnov, paired t-test, chi square, dan independent t-test. Hasil penelitian menunjukkan 51,2 % responden mempunyai tingkat pengetahuan tinggi saat pretes, 69,5% tinggi saat posttest 1 dan 59,8% tinggi saat posttest 2. Informasi yang belum diketahui dengan baik oleh responden adalah kontraindikasi antibiotik. Ada pengaruh pemberian intervensi terhadap peningkatan pengetahuan masyarakat tentang antibiotik. Tidak ada hubungan antara karakteristik dengan peningkatan pengetahuan masyarakat tentang antibiotik. Sebaiknya diberikan penyuluhan yang lebih detail tentang kontraindikasi antibiotik. Kata kunci : antibiotik, penyuluhan, leaflet, pengetahuan
Antibiotics are drugs which are often prescribed by doctor. Improper use of antibiotics causes resistance which is one of world's problem. An efffort to prevent resistence to antibiotics is to provide information through socialization by giving lectures and leaflets related to the correct use of antibiotics. This study discusses the knowledge of community about antibiotics, socialization about increasing the knowledge of people about antibiotics, and the relationship between the characteristics and level of knowledge of people about antibiotics. The type of research was pre-experimental design with the study of One Group Pretest-Posttest Design, which is a study that uses a research group without a control group. This research was conducted in October-December 2018 in 4 PKK team that exist in the Mergangsan with 82 respondents. Data was collected from quastionnaire with 20 questions that has been approved for validity in before, a moment, and after socialization. Analysis of data used descriptive analysis and bivariate analysis with the Kolmogorov Smirnov, paired t-test, chi square, and independent t-test. The results showed 51,2% respondents had high knowledge regarding antibiotics at the pretest, 69,5% high at the posttest 1, and 59,8% high at the posttest 2. Information that was unknown by respondents is contraindication of antibiotics. There was a connection with assistance related to increase of knowledge about antibiotics. There was no correlation beetwen characteristic and increase of knowledge about antibiotics. Socialization should be given in more relevant detail about contraindication of antibiotics. Keywords: antibiotics, socialization, leaflets, knowledge
Kata Kunci : antibiotik, penyuluhan, leaflet, pengetahuan