Laporkan Masalah

i PERTUMBUHAN DAN PRODUKSI Brachiaria ruziziensis cv Kennedy PADA POLA PENANAMAN YANG BERBEDA.

ATIKA FITRIANA YUDIYANTI , Ir. Nafiatul Umami, S.Pt., MP., Ph.D. IPM ; Bambang Suwignyo, S.Pt., MP., Ph.D.

2019 | Skripsi | S1 ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhan dan produksi Brachiaria ruziziensis cv Kennedy yang ditanam dengan model penanaman yang berbeda. Penelitian berlokasi di lahan Hijauan dan Makanan Ternak, Laboratorium Hijauan Makanan Ternak, Universitas Gadjah Mada. Tanaman yang digunakan adalah Brachiaria ruziziensis cv Kennedy dan legum Centrosema pubescens yang ditanam dengan model penanaman Intercropping dan monocropping. Lahan diacak dengan metode splitplot. Pengukuran tinggi dan panjang tanaman dilakukan dengan interval 2 minggu untuk setiap pola tanam. Pemotongan dilakukan pada 6 plot yang dibagi 3 plot untuk intercropping dan 3 plot untuk monocropping dengan usia potong 60 hari. Data yang diperoleh dianalisis statistik dengan menggunakan rancangan Independent Sample T-Test. Hasil yang diperoleh menunjukkan tidak adanya perbedaan nyata (P<0,05). Perbedaan produksi BK dan produksi BO disebabkan oleh perbedaan pola tanam. Kesimpulan dari penelitian ini adalah penanaman dengan intercropping mempengaruhi produktivitas tanaman namun tidak mempengaruhi pertumbuhan dan tingkat covering area.

This study aimed to compare growth dan production of Brachiaria ruziziensis cv Kennedy using different planting method (monocropping and intercropping). This study located on field and Forage and Pasture Science Laboratory, Universitas Gadjah Mada. This study used grass Brachiaria ruziziensis cv Kennedy and legume Centrosema pubescens planting with different planting method intercropping and monocropping. Field plan was random use split plot method. Height and length measures once every 2 weeks for each planting method. On field, six plots were cut with consist of 3 plots intercropping and 3 plots monocropping on 60 days after plantation. Data had analyzed by Independent Sample T-Test. The results showed that intercropping method was better than monocropping (P<0,05) on dry matter, organic matter, and production. Different result show that intercropping did not effect height and length of Brachiaria ruziziensis cv Kennedy. Based on the research it can be concluded that the growth and cover area not effect of intercropping, however the production of dry matter, organic matter and production have best results.

Kata Kunci : Brachiaria ruziziensis, Centrosema pubescens, intercropping.

  1. S1-2019-363177-Abstract.pdf  
  2. S1-2019-363177-Bibliography.pdf  
  3. S1-2019-363177-TableofContent.pdf  
  4. S1-2019-363177-Title.pdf