Laporkan Masalah

Penerapan Sistem Antrian Multi-Server pada Area Check-in (Studi Kasus: Terminal A Bandar Udara Adisutjipto Yogyakarta)

MICHAEL, Dr. Ir. Dewanti, M.S.; Ir. Latif Budi Suparma, M.Sc., Ph.D.

2019 | Tesis | Magister Sistem dan Teknik Transportasi

Transportasi udara menjadi moda transportasi yang sangat diminati oleh semua kalangan masyarakat. Hal ini dikarenakan moda transportasi ini dapat menempuh jarak jauh dalam waktu yang relatif singkat. Dengan demand yang terus bertambah, penyedia jasa penerbangan pun semakin tinggi. Sehingga, pihak penyedia jasa layanan bandar udara harus dapat menampung kepadatan yang akan terjadi di bandar udara. Kasus Terminal A Bandar Udara Adisutjipto menjadi sangat relevan dengan masalah ini, dimana dengan jumlah penumpang dan penerbangan yang tinggi, mengakibatkan proses check-in tersendat. Hal ini ditandai dengan timbulnya antrian yang panjang pada konter-konter check-in. Antrian check-in yang diterapkan di Terminal A Bandar Udara Adisutjipto adalah menggunakan sistem antrian single-server, dimana satu penerbangan dilayani pada satu konter. Data yang diambil meliputi data waktu pelayanan yang diberikan oleh pelayan check-in, jumlah kedatangan penumpang di konter check-in Citilink dan ruang check-in pada jam sibuk. Data diambil secara manual menggunakan counter dan stopwatch. Data dianalisis dengan menggunakan pendekatan statistik, dimana data mengikuti distribusi Poisson. Hasil analisis parameter-parameter antrian dengan model single-server dan multiserver dibandingkan sehingga menghasilkan model paling optimal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem single-server yang diterapkan pada kondisi eksisting mengakibatkan waktu tunggu selama 3,98 menit dengan jumlah penumpang pada sistem antrian sebanyak 7 orang pada akhir pekan dan nilai utilitas konter check-in sebesar 0,89. Jika sistem antrian kemudian dimodelkan dengan sistem multi-server, dimana semua konter dapat melayani semua penumpang dari berbagai penerbangan, maka waktu tunggu dapat ditekan hingga hanya 1,7 menit dengan nilai utilitas 0,64 dan jumlah penumpang dalam sistem meningkat menjadi 14 orang pada akhir pekan.. Selain itu, jumlah konter juga dapat dikurangi hingga hanya sebanyak 22 konter check-in.

Air transportation is becoming a popular transportation for various groups of people. This kind of transportation is able to cover a long-distance journey in a relatively short time. Because of this, the demand of air transportation is getting higher, which cause the number of flight service companies increases. It means airport service company must adjust its supply to the demand of both, the passengers and the flight service companies. The case of Adisutjipto Airport Terminal A can be very relevant to the problem where the high number of the passengers and flight can cause delay and queue in check-in process. The queue system which is applied at the check-in counters of Adisutjipto Terminal A is single-server queueing system. On this system, passengers of a flight are served by one counter, which means if there are 10 flights, the airport company must provide 10 counters to conduct the check-in process. Data were collected manually, which consist of service time, the number of passengers arrival at check-in counters and check-in area. Furthermore, the data were analysed using a statistical approach which is Poisson Distribution. The results of single-server and multiserver queueing models are compared to get the most optimal one. The result of this research shows that single-server queueing system, which is an existing condition, cause 3,98 minutes waiting time for 7 passengers in the system and 0,89 utility value. However, when the multi-server queueing system is modeled, the waiting time of passengers can be decreased to only 1,7 minute with the utility value is 0,64. Because of this condition, the number of passengers in the system increases to 14 people which more than single-server queueing model. The scenario used 22 check-in counters which is the most optimal scenario on multi-server queueing model.

Kata Kunci : Antrian, check-in, single-server, multi-server

  1. S2-2019-419476-abstract.pdf  
  2. S2-2019-419476-bibliography.pdf  
  3. S2-2019-419476-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2019-419476-title.pdf